Duduk Paling Depan: review
Pondok Makan Kampoeng Kito Tembesi, Tempat Singgah Favorit dengan Ayam Kampung Goreng Dadakan

Pondok Makan Kampoeng Kito Tembesi, Tempat Singgah Favorit dengan Ayam Kampung Goreng Dadakan

kuliner tembesi


Kalau sedang melintasi Jalan Lintas Tembesi di Kabupaten Batang Hari, Jambi, menurutku menemukan tempat makan yang nyaman itu benar-benar penting. Setelah berkendara cukup jauh, rasanya ingin berhenti sejenak, mengisi tenaga, sekaligus melepas lelah. Nah, salah satu tempat yang menurutku layak dijadikan tempat singgah adalah Pondok Makan Kampoeng Kito.

Ayam Goreng Kampung Dadakan yang Gurih dan Empuk

Menu andalan yang paling menarik perhatianku di sini tentu saja Ayam Goreng Kampung. Yang membuatnya berbeda, ayam baru digoreng setelah dipesan. Jadi saat disajikan, kondisinya masih hangat dengan aroma yang menggugah selera.

Begitu mencicipinya, aku langsung merasakan bumbunya yang meresap hingga ke dalam. Meski menggunakan ayam kampung, tekstur dagingnya tetap empuk dan tidak alot. Dipadukan dengan nasi putih hangat, sambal, dan sayur asam, rasanya benar-benar pas untuk mengembalikan tenaga setelah perjalanan jauh.

Hal yang membuatku semakin suka, harga makanan di Pondok Makan Kampoeng Kito juga masih ramah di kantong.

Tempat Istirahat yang Nyaman untuk Pengendara

Menurutku, Pondok Makan Kampoeng Kito bukan sekadar tempat makan biasa. Tempat ini memang cocok dijadikan lokasi beristirahat, terutama bagi pengendara yang sedang menempuh perjalanan lintas.

Lokasinya Strategis

Lokasinya berada tepat di pinggir Jalan Lintas Tembesi sehingga sangat mudah ditemukan. Aku tidak perlu repot masuk ke dalam kota hanya untuk mencari tempat makan.

Ada Tempat Sholat dan Toilet

Selain makanannya yang enak, tempat ini juga menyediakan fasilitas yang cukup lengkap. Tersedia toilet yang bersih serta tempat salat, sehingga aku bisa beristirahat sekaligus beribadah sebelum melanjutkan perjalanan.

Ada Pilihan Makanan dan Minuman

Setelah menikmati hidangan utama, aku biasanya memilih minuman dingin untuk menghilangkan dahaga. Pilihan minuman di Pondok Makan Kampoeng Kito juga cukup beragam, di antaranya:

  • Aneka jus buah segar.
  • Es teh.
  • Es jeruk.
  • Kopi untuk yang ingin tetap segar selama perjalanan.
  • Air mineral.

Pilihan minumannya sederhana, tetapi sudah cukup untuk menemani waktu istirahat sebelum kembali melanjutkan perjalanan.

Kesimpulan

Kalau aku kembali melewati Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi, Pondok Makan Kampoeng Kito bisa menjadi salah satu tempat yang ingin aku singgahi lagi. 

Perpaduan ayam goreng kampung yang dimasak dadakan, harga yang terjangkau, lokasi strategis, serta ada tempat sholat dan toilet, membuat tempat ini cocok dijadikan titik singgah saat berada di Jalan Lintas Jambi-Sumatera Barat.

Kalau kamu sedang dalam perjalanan menuju atau dari Jambi dan melewati kawasan Tembesi, menurutku tidak ada salahnya mampir sejenak ke sini.


Alamat Pondok Makan Kampoeng Kito

Jl. Tembesi–Jambi, Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kabupaten Batang Hari, Jambi 36653.


Terimakasih sudah baca. Ayo duduk paling depan, dan simak terus ceritanya.

Review Parfum Kanthi Arum, Aroma Bunga Kantil dengan Semangat Kartini

Review Parfum Kanthi Arum, Aroma Bunga Kantil dengan Semangat Kartini



Kalau aku disuruh pilih parfum untuk kupakai sendiri, aroma bunga-bungaan sudah pasti masuk daftar utama. Karena bagiku aroma bunga itu menggambarkan energi feminin, tenang, dan ceria. Wanginya juga cenderung aman dipakai sehari-hari, nggak bikin pusing, dan selalu berhasil bikin mood jadi lebih baik.

Dari sekian banyak aroma bunga, salah satu yang punya tempat spesial di hatiku, yaitu bunga kantil atau cempaka putih.

Aku tahu nggak semua orang suka aroma bunga kantil. Bahkan sering banget aku dengar orang bilang kalau itu aroma kuburan. Tapi buatku aroma bunga kantil itu justru menenangkan. 

Ada kesan lembut, teduh, dan damai yang susah dijelaskan. Setiap mencium wanginya, rasanya seperti diajak rehat dan melambat sebentar dari segala kesibukan. 

Aku coba browsing di toko oren, parfum dengan aroma bunga cempaka dan langsung ketemu salah satu brand Lokal yaitu Aamodini dengan varian parfumnya "Kanthi Arum"


Cerita di Balik Kanthi Arum

Dari deksripsi yang aku baca, parfum Kanthi Arum ini terinspirasi dari pohon kantil yang menjadi saksi perjalanan hidup R.A. Kartini di Jepara. Dulu, Kartini sering menghabiskan waktu di bawah pohon kantil yang berada di belakang pendapa. Tempat itu menjadi ruang untuk merenung, berpikir, dan menuangkan gagasan-gagasan yang kemudian menginspirasi banyak perempuan Indonesia.

Meski pohon kantil tersebut akhirnya tumbang setelah bertahan lebih dari satu setengah abad, semangat Kartini tetap hidup sampai sekarang. Filosofi itulah yang kemudian diangkat menjadi inspirasi Kanthi Arum.

Nama Kanthi Arum sendiri juga punya makna yang indah. Dalam bahasa Jawa, "Kanthi" berarti "sampai menjadi", sementara "arum" berarti "harum" atau "wangi". Kalau digabungkan, maknanya kurang lebih "sampai menjadi harum".

Aku suka banget dengan filosofi ini. Terdengar sederhana, tapi terasa anggun dan penuh makna.


Review Parfum Kanthi Arum

Parfum Lokal Kanthi Arum


Kanthi Arum masuk ke dalam fragrance family white flowers dan powdery. Dari deskripsinya saja sebenarnya sudah cukup menggambarkan kalau parfum ini bakal punya karakter yang lembut dan feminin.

Saat pertama kali disemprotkan, aku mencium aroma mandarin, honey, dan orange blossom. Ada kesan segar dan manis, manis yang terasa elegan.

Beberapa menit kemudian, aroma bunga-bunga putih mulai muncul. Di sinilah white champaca atau cempaka putih menjadi bintang utamanya. Aroma ini dipadukan dengan tuberose dan jasmine yang membuat wanginya terasa semakin lembut dan anggun.

Nah, bagian middle notes inilah yang paling kusuka. Aroma kantilnya terasa menonjol, tapi bukan tipe yang tajam atau menusuk hidung. Justru terasa halus, bersih, dan menenangkan.

Di fase akhir, muncul perpaduan tonka bean, vanilla, dan sandalwood yang memberikan sentuhan hangat. Jadi meskipun floral, parfum ini tetap punya kesan dewasa dan elegan.


Notes Parfum Kanthi Arum

Top Notes

  • Mandarin
  • Honey
  • Orange Blossom

Middle Notes

  • White Champaca
  •  Tuberose
  •  Jasmine

Base Notes

  • Tonka Bean
  • Vanilla
  • Sandalwood


Ketahanan Parfum Kanthi Arum

Karena termasuk extrait de parfum, performanya cukup memuaskan. Kanthi Arum diklaim memiliki ketahanan sekitar 7-8 jam.

Menurutku ini sudah cukup banget untuk menemani aktivitas sehari-hari. Karena sering aku pakai berangkat kerja pagi, wanginya masih bisa tercium sampai siang dan masih ada scent sedikit disore hari.

Kemasan,Isi, Harga, dan Tempat Pembelian



Botol Kanthi Arum ini dominasi warna kuning dengan bentuk persegi, tutupnya berbentuk kayu yang menambah kesan tradisional dan alami. 

Untuk kotak kemasannya, cantik banget dengan siluet perempuan berkebaya dan bersanggul yang tentu saja langsung mengingatkan aku dengan ibu Kartini. 

Aku beli yangukuran 30 ml, harganya sekitar Rp135.000 dan belinya di toko oren >> https://s.shopee.co.id/1gGUUhppI4

Kalau mau lihat varian parfum lainnya dari brand Aamonidi bisa kunjungi official shop Aamodini di Shopee.


Sekian review parfum kali ini, kalau kamu juga pencinta aroma bunga-bungaan yang lembut, feminin, dan menenangkan, Kanthi Arum mungkin bisa jadi parfum yang layak masuk wishlist berikutnya.

Terimakasih sudah baca. Yuk, duduk paling depan dan simak terus ceritanya.



Review MOP My Perfect Nude Lip Cream Burn Peach

Review MOP My Perfect Nude Lip Cream Burn Peach

Review MOP My Perfect Nude Lip Cream Burn Peach


Brand Lokal dari Beauty Influencer Indonesia 

Kalau ada beauty influencer bikin produk makeup atau skincare, saya termasuk yang tertarik untuk membeli dan mencoba. Alasannya karena beauty influencer biasanya sudah mencoba berbagai macam produk dan bisa memposisikan dirinya sebagai konsumen yang ingin produk bagus namun terjangkau. 
Review Softlense Minus Soda Pop

Review Softlense Minus Soda Pop

Rekomendasi Softlens minus


Sobat rabun jauh angkat tangannyaaaaa ☝️🙋🏻‍♀️🙋🏻.

Alasan Pakai Softlens

Walaupun ada alat bantu bernama kacamata, tapi kadang ada masanya kita bosan pakai kacamata dan kurang masuk aja gitu sama  outfit yang lagi dipakai #cielah. 

Makanya saya termasuk sobat softlens sudah cukup lama. Dalam sebulan pasti ada selang-seling pakai kacamata dan softlens secara bergantian. 

Paling sering sih beli softlens secara online ya, karena pilihannya ada banyak banget. Maklum, sobat Kabupaten, yang optiknya aja cuma ada satu disini. 

Rekomendasi Toko Online Softlens Minus

Nah, saya sering beli softlens di Shopee, tepatnya di Shopee mall “Spex Symbol” karena mereka juga banyak banget jenis softlens plano dan minus dengan berbagai ukuran. Harganya juga terjangkau, dan softlens yang dijual udah ada nomor AKL dari Kemenkes. 

Toko Softlens Online


FYI aja nih, nomor AKL Kemenkes adalah izin edar untuk alat kesehatan atau perangkat medis yang dikeluarkan oleh Kementerian Kesehatan. Jadi kalau beli softlens jangan yang abal-abal ya, demi kesehatan mata kita juga. 

Review Sotflens minus Soda Pop by Exoticon

Softlens minus soda pop


Salah satu softlens yang saya pakai dari Spex Symbol adalah Softlens Soda Pop by Exoticon dengan varian warna Cola Float. 

Warnanya antara yellow dan brown. Nggak terlalu gonjreng, tapi tetap bikin mata kelihatan “on”.

Spesikasi Softlens Soda Pop


Power Range : Plano s/d - 3.00 (step 0.25) 

Bahan : 58% Polyhema 

Water content : 42% 

Base curve : 8.6 mm 

Diameter : 14.2 mm 

Masa pakai : 6 bulan 

Kemenkes RI AKL : 21204320626 

Made in : Korea 

Harga : 29k/box (isi satu pasang)

Beli di : Spex Symbol Official


Review Pemakaian

Softlens minus soda pop


Seperti biasa kalau punya softlens baru saya akan rendam dulu semalaman (8-12 jam) dalam wadah dan cairan softlens. Besoknya baru dipakai, menggunakan alat bantu pasang softlens yang capit itu lho. 


Nah karena diameter softlens ini nggak terlalu besar, jadi nggak seperti mengganjal di mata. Awal pemakaian pun nyaman-nyaman aja. 


Saya pakai sekitar 5-6 jam,  rasanya masih nyaman tanpa tambahan tetes mata. Tentunya penglihatan lebih jelas juga karena saya belinya yang minus ya. 


Meski klaimnya bisa untuk 6 bulan pemakaian, biasanya saya hanya pakai untuk jangka waktu satu bulan saja. Selain biar lebih higienis, saya juga gampang bosenan, pengen coba warna dan varian lain. 


***


Kalau untuk urusan softlens minus, saya udah nyaman banget deh beli di toko Spex Symbol karena pengirimannya sat set banget, sering dikasih gift Free softlens juga lho. 


Kalau teman-teman gimana, ada juga nggak  yang suka pakai softlens? Biasanya pakai merk apa? Cerita di kolom komentar ya.






Review Little Talk Cafe & Resto Jambi

Review Little Talk Cafe & Resto Jambi

Review Little Talk Cafe & Resto Jambi


Tempat Makan yang Nyaman, Kids Friendly, dan Makanannya Enak.

Senang banget kalau bisa nemu tempat makan yang suasananya nyaman, kids friendly, interiornya bagus, banyak spot foto dan yang terpenting makanan dan minumannya enak-enak. 

Review One Piece Live Action

Review One Piece Live Action


Nggak Ngikutin One Piece

Kalau mendengar kata One Piece, sebenarnya saya sudah tahu bahwa itu adalah judul Manga dan Anime dari Negeri Sakura, Jepang. 

Karena waktu SMP-SMA, saya sering dengar teman-teman cowok membahas One Piece. Ada juga yang bawa komiknya ke Sekolah. Sekilas dua kilas saya dengar, ceritanya tentang petualangan bajak laut yang dipenuhi pertarungan. 

Review Tempat Wisata Jambi Paradise

Review Tempat Wisata Jambi Paradise

jambi paradise


Mengisi Libur Lebaran

Libur lebaran tahun ini saya dan keluarga jalan-jalan ke salah satu tempat wisata di Jambi namanya Jambi Paradise. Ini kali kedua saya ke sana setelah pertama kali itu sekitar tujuh tahun yang lalu. Ternyata tempatnya sudah banyak berubah jadi lebih bagus dan banyak wahana permainannya.

Dulu setahu saya tempat ini cuman seperti Taman dengan gazebo dan juga kolam ikan yang besar jadi pengunjung bisa memberi makan ikan. 

Tapi bulan Ramadhan lalu saya lihat di media sosial kalau di Jambi Paradise bisa main mobil ATV juga. Jadi penasaran saya niatin banget waktu libur lebaran buat kesini. 

Saya jalan dari rumah orang tua saya Yang ada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur. Sehingga perjalanan menuju kesana hampir dua jam menggunakan mobil. Tentunya dengan mengandalkan Google maps juga.

Harga Tiket Masuk dan Wahana di Jambi Paradise

Begitu sampai disana, langsung disambut dengan petugas yang memberikan karcis parkir dan kita harus membayar di awal sebesar Rp5000 untuk untuk parkir mobil. Kemudian lanjut membeli tiket masuk sebesar Rp30.000/orang. 

Tempat parkirnya sendiri juga luas banget. Jadi meski saya datang pada saat libur lebaran tetap gampang untuk dapat tempat parkir.

Pas masuk juga saya merasa banget kalo Jambi Paradise ini udah banyak berubah jadi jauh lebih bagus dibandingkan pertama kali saya kesini. 

Lanjut setelah parkir mobil kita mau langsung main. Nah, saya kira uang 30rb yang dibayarkan pada tiket masuk itu sudah sekalian sama wahana yang ada, tapi ternyata setiap wahana permainan kita harus bayar lagi.

Warna yang menarik perhatian adalah sewa sepeda dan mobil ATV. Untuk sepeda listrik dari sewanya 50rb per tiga puluh menit. Sedangkan ATV sewanya 150rb/sekali putaran. 




Jujur menurut saya agak mahal, karena pernah ke tempat wisata lain sewa ATVnya nggak semahal itu. Cuma karena memang lagi liburan dan sudah niat mau senang senang sama keluarga ya ikhlasin aja. 

Ternyata seru juga ya naik sepeda listrik. Ini memang pertama kalinya saya cobain sepeda listrik. Cara bawanya sama aja kaya mengendarai motor matic. 

Dengan sepeda listrik kita bisa keliling keliling di area Jambi Paradise yang luasnya sekitar 4 hektar. Sambil menikmati pemandangan dari tanaman/pepohonan, danau, dan dekorasi yang dibangun untuk menambah cantiknya tempat wisata ini. 

Kalau motor ATV, dipakai sama suami, anak, dan ponakan saya. Jadi ada guide yang memandu pengunjungnya naik motor ATV mengelilingi area Jambi Paradise. 

jambi paradise


Kenapa harus dipandu,? Karena memang ada jalur khusus ATV yang sudah disiapkan dan itu jalannya cukup menantang seperti ada bebatuan atau melewati aliran sungai. Nah kalau di tengah jalan pengunjung kesulitan mengendarai ATVnya, petugasnya akan siap membantu. 

Saya ngelihat suami dan anak-anak happy banget main ATV. Apalagi pas harus ngelewatin aliran sungai, berasa kayak syuting my trip, my adventure 😆. 

Setelah selesai main ATV, suami saya juga ikutan sewa sepeda listrik dan kita keliling bareng bareng terus kita ketemu ada ayunan di atas danau jadi kita foto-foto disitu. Disini emang banyak banget spot foto yang bagus-bagus dan instagramable tentunya. 





Selanjutnya anak anak mau main Bombom car water, Yang sekali main harganya Rp100.000 waktunya sekitar 20 menit. Ini kayak main bebek-bebekan air biasa tapi ditambah ada tembakan air di bagian depan. 




Oh ya di sini ada foodcourtnya yang dimana kita bisa pesan makanan/minuman. Tapi karena waktu itu udah kesorean dan anak anak juga nggak mau beli jajan di situ kita beli air meneral aja. 

Memang masih ada wahana yang belum kita mainin kayak gokart, paint ball, dan flying fox. Tapi berhubung kita memang mengejar waktu untuk pulang sebelum Maghrib kita putusin cuma main itu aja. 

Sebenarnya Jambi Paradise ini buka dari 09.00 pagi sampai 11.00 malam. Apalagi kalau malam itu ada dekorasi lampu-lampu yang cantik, menambah kesan menarik buat foto-foto. 

Secara keseluruhan, kesan saya liburan ke Jambi Paradise kemarin terasa menyenangkan walaupun rasanya kurang puas karena cuma sebentar. Semoga nanti ada kesempatan lagi buat kesana. 

Oh iya saya juga ngonten review tempat wisata ini di IG dan Tiktok. Nggak nyangka viewnya tembus sampai puluhan dan ratusan ribu 😍. Kalau mau nonton juga kontennya silahkan langsung ke instagram saya ya @dudukpalingdepan.




Nah semoga tulisan ini bermanfaat buat teman teman yang mencari referensi tempat wisata di kota Jambi dan sekitarnya. 

Review Pembalut Kain, Cegah Iritasi Saat Menstruasi

Review Pembalut Kain, Cegah Iritasi Saat Menstruasi

Review Pembalut Kain



Sebenarnya dari pertama saya dapat menstruasi pas SMP dulu, sudah diajarin sama mama saya untuk pakai pembalut sekali pakai. Diajarin juga untuk mengganti pembalut beberapa jam sekali, dan mencuci pembalut sampai bersih, pakai sabun, baru dibuang ke tong sampah. 

Pengalaman Nonton Show Cerita Cintaku Raditya Dika

Pengalaman Nonton Show Cerita Cintaku Raditya Dika



Haiiii ada yang kangen nggak nih, soalnya saya ngeskip nulis blog bulan lalu *cielah siape eluuuu*. Soalnya bulan Juli terasa padat banget kegiatan dalam rangka liburan dan pulang kampung ke tempat mertua.


Jadi memang saya sudah lama merencanakan trip liburan bareng keluarga ke Jakarta. Kebanyakan yang merencanakan kegiatan perjalanan itu kakak saya. 


Terus dia yang kasih info kalau tanggal yang bersamaan kami di Jakarta, bakal ada show Standup Comedy Raditya Dika - Cerita Cintaku. Dia ngajakin ikutan nonton, dan langsung saya iyain.


Review Hotel Ibis Padang

Review Hotel Ibis Padang







Akhir tahun lalu saya jalan-jalan ke Padang lagi. Karena memang Padang itu nggak ngebosenin dan banyak banget tempat wisata yang bisa dieksplor. Jadi nggak cukup kesana hanya satu kali.