Top Social

Top Social

..........dan simak ceritanya

Showing posts with label Inspiratif. Show all posts
Showing posts with label Inspiratif. Show all posts

Dendam yang Positif

Memangnya ada dendam yang positif? Nah, coba dibaca kisah saya ini ya. 

Melanjutkan Kembali Impian yang Tertunda Dengan Menjadi Narablog


Dari saya kecil saya sudah jatuh cinta dengan kegiatan tulis-menulis. Mulai dari rajin menulis buku harian, bikin puisi dan cerpen, lalu tersenyum bangga ketika tulisan itu terpajang di majalah dinding Sekolah atau koran lokal. Bahkan setiap mengisi kolom biodata, di bagian hobi saya akan menulis “membaca dan menulis.”

Untuk Kamu


Hai, dear. 

Yuk lepaskan pecahan kaca itu. 

Perlahan saja. 

Sudah?

Evaluasi dan Target Blogging 2019


Nggak kerasa sebentar lagi kita akan mengalami pergantian tahun. Saya bilang nggak kerasa karena memang benar-benar waktu terasa berjalan begitu cepat. Terutama disaat saya sudah punya anak.

Rasanya baru kemarin iseng ngeblog tentang pengalaman melahirkan dengan operasi caesar (sekarang anaknya sudah hampir 2 tahun), lalu tulisan itu banyak dikunjungi sehingga membuat saya semangat terus menulis sampai sekarang bisa mendapatkan penghasilan bulanan dari ngeblog.

Pengalaman Menyembuhkan Jerawat Menahun



Nggak sengaja buka laptop dan menemukan foto saya beberapa tahun lalu yang penuh dengan jerawat. Melihat foto itu bikin saya meringis. Tapi syukurlah masa-masa itu sudah berlalu. Saya putuskan untuk membagikan bagaimana awalnya saya bisa sampai jerawatan sepenuh muka begitu dan Alhamdulillah sekarang sudah sembuh, walaupun masih ada bekasnya.

Lebih Hijau Belum Tentu Lebih Baik


Kita pasti sudah sering mendengar ungkapan “rumput tetangga selalu lebih hijau daripada rumput di halaman sendiri”. Ungkapan tersebut berarti apa yang orang lain punya selalu kelihatan lebih hebat, lebih bagus, lebih kece, dan lebih segalanya dari apa yang kita punya. Padahal belum tentu lebih baik.
 
Berhubung postingan ini akan collab dengan salah satu Parenting Blogger Indonesia, yaitu mbak Yenni Sovia, maka kali ini saya ingin membahasnya dari sudut pandang sebagai seorang istri dan ibu.

Hidup Jangan Terlalu Baper

pixabay

Tulisan ini bakalan jadi self reminder, tapi kalau ada yang merasa sama dengan apa yang saya rasakan semoga ini akan bermanfaat. 

Saya sadar kalau saya orangnya terlalu mudah terbawa perasaan. Di saat-saat tertentu itu baik karena saya bisa lebih peka dan empati. Tapi di sisi lain ini menjadi semacam toxic untuk saya sendiri. 

Pengalaman Datang ke Acara Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad


Akhirnya kesampaian juga nonton ceramah Ustadz Abdul Somad (UAS) secara langsung. Biasanya cuma lihat di Youtube. Rasanya kalau kita sering melihat satu tokoh di layar kaca atau di internet, dan kagum dengan kiprahnya, pasti ada rasa ingin suatu saat ketemu/lihat langsung. 

Tips Menjadi Ibu Produktif

Senang banget untuk pertama kalinya saya berkolaborasi menulis dengan salah satu parenting blogger favorit saya, yaitu mbak Yeni Sovia (Jakarta). Gaya bahasanya dalam menyampaikan nggak terkesan menggurui. Selain itu kami punya sudut pandang yang berbeda karena latar belakang yang juga berbeda namun saling melengkapi. Mba Yeni adalah Stay at Home Mom dan saya working mom. Kali ini kita mau bahas bagaimana untuk tetap produktif meski sudah menjadi ibu dengan rutinitas segambreng. 


Jangan Jadi Generasi Latah Menindas


Ada artis digosipin pelakor? dibully rame-rame. Ada transgender katanya laki tapi ngaku perempuan? dihina rame-rame. Ada artis Tiktok aslinya lebih hitam daripada di video? dicaci rame-rame. Masih banyak lagi berita yang mencuat kemudian warganet rame-rame ngebully dengan cacian dan hinaan. 

Mesin Waktu

"Kalau punya mesin waktu dan bisa balik ke masa lalu apa yang akan kamu lakukan?"

"Tapi mesin waktu kan nggak ada"

"yaa, seandainya ada?"

"Kenapa berandai sama sesuatu yang nggak nyata sih?"

"Berarti kamu nggak mau memperbaiki kesalahan di masa lalu?berandai aja kamu nggak mau"

Pengalaman dapat Iphone 7 dari Alfamart


Ini bukan sponsored post, saudara-saudari. Mau sharing pengalaman saya menang kuis instagram dari Alfamart. Sekalian menjawab keraguan para netizen yang mengira kuis Alfamart itu cuma bohongan karena pengumuman kuisnya cuma sesekali, pengumuman pemenangnya juga nggak ada di Instagram. Nah lho, gimana tuh? dulu saya juga mengira begitu sampai mengalami sendiri beneran dapat iPhone 7 rose gold, uhuuy!!

Ramadhan Tiba, Saatnya Mengencangkan Doa Untuk Indonesia.


Alhamdulillah kita dipertemukan lagi dengan bulan yang penuh kemuliaan bagi umat Islam, bulan suci Ramadhan 1439 H. Tapi sayangnya tahun ini saya belum kuat berpuasa, karena masih menyusui. Saya sudah coba, tapi abis sahur sampai jam menjelang ke kantor Mukhlas sudah 2-3 kali minta nenen. Alhasil pagi-pagi saya sudah lemas dan tenggorokan sakit rasanya pengen minum. Setelah ngobrol sama suami, dia menyarankan saya untuk nggak puasa dulu. Daripada memaksakan diri jadi dehidrasi. 

Jadi Blogger Dapat Apa?


Saya mulai bikin blog tahun 2009, saat itu lagi hits banget bikin-bikin blog karena virusnya Raditya Dika. Penulis yang awalnya bikin buku dari kumpulan tulisannya di blog. Kayaknya waktu itu banyak banget blog yang nichenya personal-komedi. Saya pun jadi terpengaruh, makanya awal-awal tulisan itu kebanyakan curhat doang.

Nah itu dia kayaknya kesalahan saya, bikin blog cuma buat ikut-ikutan.

Berhenti Membandingkan Kehidupan



Setuju nggak sama quote yang saya buat di atas?

Setiap hari kita berinteraksi dengan orang lain mulai dari tetangga, teman-teman kantor, keluarga besar, bahkan lebih luas lagi kita bisa berinteraksi dengan siapa saja di dunia maya. 

Belajar Dari Kehilangan



Kangen banget ngeblog, sudah seminggu lebih nggak buka blog. Saya habis cuti, mengunjungi orang tua di kota Jambi. Sehari saya di Jambi dapat kabar duka bahwa nenek saya meninggal.

Minder


Siapa sih yang nggak pernah  ngerasa minder dalam hidupnya? kalau ada saya salut banget, berarti tingkat percaya dirinya melebihi Miss Internasional yang tetap kece meski kejengkang saat sedang catwalk, hihihi.  Minder itu sendiri berarti rasa tidak percaya diri yang cenderung merendahkan diri sendiri. Bahkan ada yang mindernya sudah sampai tahap akut, alias nggak mau bersosialisasi. Alasannya minder duluan karena pasti nggak ada yang mau berteman dengannya.

Saya sendiri pernah merasa minder, terutama dalam hal fisik dan materi.

Ngomelin Pelakor? Setuju Nggak?


Kayaknya jaman sekarang ngomelin pelakor (perebut laki orang) dan diunggah ke media sosial sudah menjadi semacam trend di kalangan buibuk. Trend yang membuat saya keheranan sampai nggak habis pikir. KENAPA MASALAH RUMAH TANGGA CENDERUNG AIB BEGITU DIUMBAR KE MEDIA SOSIAL?

Saya nggak mengerti apa tujuan dari buibuk yang dengan sengaja merekam aksinya saat melabrak perempuan yang dianggap merebut suaminya dan mengunggahnya ke media sosial. Pengen dapat ribuan likes? ratusan komentar? apa itu semua bisa membantu menyelesaikan rumah tangga tersebut? Nggak, kan?!!

Bacotan Warganet

Gila ya, nggak habis pikir sama sebagian warganet yang kalau komentar di Instagram publik figur udah kayak buang sampah ke Kali. Semua yang kotor-kotor dan nggak bermanfaat ada. 

Saya lagi esmosi. Lihat ada publik figur yang upload foto bareng teman-temannya isi captionnya lagi siap-siap mau syuting, eh ada aja yang komen begini :

Liburan tanpa instastory



Saya dan suami ambil cuti dari tanggal 15-20 Januari lalu. Sebenarnya nggak liburan yang gimana-gimana, nggak keluar kota atau ke luar negri (kayak banyak duit aje sih 😝). Kami cuma ke tempat orang tua di Sabak dan kota Jambi. Kalau dari tempat tinggal saya di kabupaten Tebo sekitar 5-7 jam. Kebetulan orang tua saya akan berangkat umroh, jadi kami sengaja datang untuk menghadiri pengajiannya.