Pantangan Hamil Tua yang Tidak Boleh Diabaikan Ibu

By dudukpalingdepan - March 20, 2021

pantangan hamil tua pic by canva premium

Memasuki trimester terakhir atau biasa disebut hamil tua, merupakan momen yang mendebarkan. Berbagai persiapan pasti sudah Ibu lakukan untuk menyambut calon bayi. Mengonsumsi makanan bergizi dan tentunya pantangan hamil tua pun harus diperhatikan. 

Selama kehamilan memang Ibu akan dihadapi sejumlah pantangan, tapi semuanya untuk kebaikan juga kesehatan Ibu dan calon bayi. Pantangan pun disesuaikan dengan kondisi tubuh, jadi Ibu harus bisa lebih memerhatikan kesehatan, ya. 

Adapun pantangan hamil tua yang harus Ibu ketahui agar kesehatan terjaga dan proses persalinan berjalan lancar. 

5 Pantangan hamil tua 


1. Hindari perjalanan jauh 


Ibu yang hobi traveling atau harus melakukan perjalanan bisnis baiknya menunda saat kehamilan memasuki usia di atas 36 minggu. Alasannya, akan terjadi pembekuan darah (trombosis) apabila Ibu melakukan perjalanan selama empat jam dengan pesawat. Dan perlu dicatat juga, risiko keguguran sangat besar di trimester terakhir. 

Usia kehamilan yang aman untuk melakukan penerbangan adalah 15-36 minggu. 

2. Melakukan olahraga berat 


Menjelang trimester terakhir, biasanya Ibu dianjurkan untuk melakukan olahraga ringan seperti yoga Ibu hamil agar memudahkan persalinan, bisa mengatur napas. Namun, perlu Ibu hindari adalah melakukan olahraga berat seperti lari karena bisa meningkatkan risiko persalinan prematur, cedera hingga pendarahan vagina. 

Apabila Ibu bingung memilih olahraga yang tepat, bisa konsultasikan dengan dokter obsgyn. 

3. Tidur telentang 


Biasanya Ibu hamil tua disarankan untuk tidak tidur dengan posisi telentang. Alasannya, bisa mengurangi aliran darah dari rahim menuju janin. Adapun posisi tidur yang disarankan para dokter untuk hamil tua adalah posisi miring karena bisa melancarkan sirkulasi darah. 

Jika Ibu merasa tidak nyaman dan susah tidur, gunakan bantal tidur untuk menopang punggung. 

4. Makan dengan porsi besar 


Pada usia trimester terakhir, posisi janin mulai turun sehingga proses pencernaan pun lebih lama. Jika Ibu makan dalam porsi besar, ini akan membuat perut tidak nyaman. Selain itu makan porsi besar pun bisa menyebabkan asam lambung naik. Sebaiknya, Ibu makan dalam porsi kecil tapi sering. 

5. Mengemudi 


Kondisi perut yang mulai membesar di usia trimester ketiga tentunya akan menghalangi kemudi. Ini akan membuat Ibu merasa tidak nyaman saat mengemudi. Terlebih, kaki di usia hamil tua kerap mengalami pembengkakan sehingga akan sulit bagi Ibu menginjak pedal. Duduk yang lama juga akan membuat punggung tidak nyaman. 

Saat hamil tua Ibu akan lebih sering mengalami keluhan seperti mudah lelah, tidak nyaman, kontraksi palsu sehingga dokter sering menyarankan untuk lebih banyak istirahat. 

Hindari lima pantangan hamil tua di atas, agar kesehatan Ibu dan calon bayi bisa terjaga. Bersabar dikit ya Ibu, semua demi kebaikan Ibu sendiri. 

Semoga ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan ya Ibu. Selamat menantikan kelahiran calon bayi.

  • Share:

You Might Also Like

0 komentar