Merawat Tanaman Menjadi Lebih Subur dan Sehat Dengan Pupuk Organik Dinosaurus

By dudukpalingdepan - 11:30:00 AM


Saya pikir dulu nggak bakal suka dengan bercocok tanam. Bukan minat saya dan saya orang yang nggak sabaran kalau harus menunggu benih menjadi tunas dan menunggu tunas bertumbuh sampai berbunga atau berbuah. 

Pernah mertua datang ke rumah dan malah beliau yang sibuk menyangkul halaman terus menanam berbagai macam sayuran. Setelah beliau pulang, semuanya mati karena nggak terurus. 

Sampai akhirnya saya pindah ke rumah dengan halaman yang lebih luas lagi, dan kali ini statusnya rumah sendiri bukan mengontrak. Ada rasa sayang dengan hunian yang saya beli dengan jerih payah saya dan suami, sehingga membuat saya berpikir untuk mempercantik hunian ini dengan meletakkan beberapa pot tanaman. 

Awalnya cuma sedikit, lama-lama semakin banyak karena saya mulai merasa ternyata bertanam itu menyenangkan. Melihat teras menjadi lebih hijau dengan daun-daunan dan bunga yang cantik. Saya juga jadi semangat berburu tanaman.




Sayangnya karena memang bertanam tanaman hias sedang hits banget sekarang ini, jadi harganya gila-gilaan banget. Kalau untuk satu pot saja saya harus mengeluarkan seratus lima puluh ribu rupiah, tentu memakan budget yang sangat besar.

Ketika saya curhat sama saudara saya, dia bilang kenapa nggak menanam sayuran juga? Benihnya murah, nanti hasilnya juga bukan cuma dipandang, tapi bisa dimakan. Lagian warnanya juga sama-sama hijau. 

Meski ada sedikit keraguan karena nggak punya pengalaman bertanam sayuran, tapi saya akhirnya membeli juga benih sayuran di e-commerce. 

Rasa Senang Melihat Benih yang Bertumbuh


Berbekal pengetahuan yang saya baca dari artikel di internet, saya mulai menyemai beberapa benih sayuran seperti kangkung, seledri, cabai, tomat, bayam, dan selada. Untuk media semainya saya memanfaatkan bekas tempat telur dan keranjang lama. Sedangkan tanahnya saya pakai yang ada di halaman rumah saja. 

Hari demi hari saya siram benih sayuran tersebut. Rasanya seperti menanti kelahiran anak, nggak sabar menunggu tunas yang muncul. Beberapa benih ada yang muncul tunasnya 2 hari setelah disemai, tapi ada juga yang nggak kunjung muncul meski sudah lebih dari seminggu. 

Ternyata saya merasakan perasaan menyenangkan dan semangat dari menanam benih sayuran ini. Melihat pertumbuhannya dari hari ke hari setiap pagi dan sore. Saya juga jadi ada kegiatan positif bersama anak, dan mengajarkannya mencintai tumbuhan sebagai salah satu ciptaan Tuhan. 

Memberikan Nutrisi Tanaman  Dengan Pupuk Organik Dinosaurus

pupuk organik dinosaurus


Karena kurangnya pengalaman, tentu saya harus banyak mencari tahu. Ternyata rajin menyiram dengan air saja nggak cukup. Agar sayuran yang saya tanam tumbuh lebih subur dan sehat, tentu harus diberikan asupan pupuk. 

Dari yang saya baca lebih baik jika diberikan pupuk organik sehingga sayuran menjadi lebih sehat untuk dikonsumsi. Setelah mencari tahu pilihan saya jatuh kepada Pupuk Dinosaurus. Pupuk ini berbentuk cair, yang terbuat dari bahan pilih yang kaya akan unsur hara micro, macro, dan bakteri baik.

Bakteri-bakteri baik yang terkandung dalam Pupuk organik hayati DINOSAURUS membantu secara efektif dalam proses proses biologis fiksasi nitrogen, penyerapan phospat, dan kalium. Selain itu bakteri baik ini memiliki sifat anti-pathogen yang dapat membantu melindungi tanaman dari serangan hama. 

Nutrisi dalam Pupuk DINOSAURUS berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tanaman.Pupuk organik Dinosaurus juga berperan aktif dalam fase generatif sehingga dapat meningkatkan hasil panen buah, sayuran, dan bunga.

Saya jadi lebih semangat memberikan "asupan bergizi" untuk tanaman hias dan sayuran saya agar bisa bertumbuh dengan lebih subur dan sehat. Ketika paket Pupuk Dinosaurus datang, saya nggak sabar untuk langsung mencobanya. 

Cara Menggunakan Pupuk Organik Dinosaurus




Pupuk ini bisa digunakan juga sebelum benih disemai, sehingga tanah lebih siap dan bagus untuk ditanami benih. Tapi karena saya sudah menanam, maka  saya melewati tahap tersebut dan langsung menyiramkannya pada tanaman-tanaman saya.

Berikut cara menggunakannya:

1. Larutkan 20ml Pupuk DINOSAURUS 1 Liter Air (1:50) - Tentatif tergantung kondisi tanaman. Boleh di encerkan hingga (1:60) untuk kondisi tanah yang baik. atau (1:40) Ketika kondisi tanah kritis.

2. Semprotkan pada bagian perakaran tanaman (tanah) jangan ke batang/daun ya, sebanyak 1 kali per dua minggu (10-15 hari)

3. Penyemprotan dilakukan pada pagi atau sore hari. 

4. Bilas alat semprot sebelum dipakai untuk aplikasi pupuk DINOSAURUS. 

5. Pemakaian pupuk DINOSAURUS secara rutin dan teratur dapat mengembalikan kesuburan tanah.



Gampang banget ternyata cara pengaplikasiannya. Selain itu yang saya suka nggak ada bau menyengat dari pupuk ini, dan ketika terkena tangan nggak menyebabkan iritasi pada kulit.

Keunggulan Menggunakan Pupuk Organik Dinosaurus

kelebihan pupuk organik dinosaurus


Sebagai pemula dalam bercocok tanam, tentu saya nggak mau kecewa dengan asal memilih pupuk. Berikut alasan saya memilih Pupuk Organik Hayati Dinosaurus.

  • Pupuk organik Dinosaurus terbuat dari bahan alami pilihan, sehingga aman untuk tanaman itu sendiri maupun nanti untuk kita saat dikonsumsi. Serta nggak merusak tanah sebagai media tanam.
  • Pupuk DINOSAURUS merangsang terbentuknya antibodi alami pada tanaman yang sudah diaplikasikan, sehingga tahan terhadap cuaca ekstrim.
  • Proses Perbaikan sifat-sifat kimia, fisik, dan biologi tanah dimulai sejak aplikasi pertama.
  • Pupuk organik DINOSAURUS memiliki kandungan asam organik essensial yang membantu meningkatkan penyerapan nutrisi oleh akar tanaman sehingga semakin optimal.
  • Cara menggunakannya mudah banget, cukup campur dengan air lalu semprotkan pada tanaman.
  • Harganya terjangkau dengan isi yang banyak.
  • Pupuk DINOSAURUS sudah terdaftar resmi di Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan nomor pendaftaran “03.02.2018.171”
Oh ya saya juga mencari tahu lebih banyak tentang Pupuk Dinosaurus melalui websitenya, dan ternyata sudah banyak yang terbantu dengan pupuk alami ini terutama bagi para petani yang memang menggantungkan hidupnya dari hasil panen sayur dan buah. Bisa lihat di bawah ini ya.

testimoni penggunaan pupuk organik dinosaurus



Senang banget kalau makin banyak petani lokal yang berjaya dengan hasil panen yang berkualitas dan melimpah sehingga bisa berkontrubsi besar terhadap ketahanan pangan di negara kita tercinta ini. 

Sedangkan pengalaman saya setelah beberapa hari disemprotkan pupuk Organik Dinosaurus, benih yang lama nggak kunjung tumbuh tunasnya mulai bertumbuh. Untuk sayuran dan tanaman juga jadi tumbuh dengan daun yang sehat. 

Melihat tanaman setiap pagi bersama keluarga



Harga dan Tempat Pembelian Pupuk Organik Dinosaurus 



Zaman serba internet sekarang, cari pupuk berkualitas juga gampang banget karena Pupuk Organik Hayati Dinosaurus tersedia di berbagai e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, dan Ruparupa

Untuk harganya varian 250ml hanya Rp25.000 dan varian 1 liter hanya Rp66.000, ada juga varian ukuran lainnya yang lebih besar dan lebih hemat. 

Supaya nggak ketinggalan informasi tentang Pupuk Organik Dinosaurus, atau mau konsultasi soal tanaman bisa follow Instagramnya @dino.bio.

Saya makin nggak sabar terus melihat pertumbuhan tanaman saya. Senang juga rasanya ada satu lagi kegiatan positif yang bisa dilakukan dari rumah selama pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Kalau teman-teman punya pengalaman bercocok tanam sayuran atau tanaman hias di rumah, ceritakan di kolom komentar ya.




  • Share:

You Might Also Like

28 komentar

  1. Wah makasih infonya, jadi tau merk pupuk organik yang recommended. Saya juga kurang lihai bercocok tanam, seringnya lalai merawat tanaman, ujungnya malah mati wkwkwkwk

    ReplyDelete
  2. Mbak pupuk organiknya beli dimana? Market place kah? Rumahku halamannya lumayan luas sebenarnya mbak, cuma kadang malas aja bercocok tanam, pengen beli pupuk juga ah

    ReplyDelete
  3. Ibu saya suka sekali bercocok tanam, halaman rumah kami penuh dengan berbagai jenis tanaman. Tapi sebelumnya ibu saya tidak menggunakan pupuk, hanya tanah gambus saja

    ReplyDelete
  4. Murah juga ya kak harganya. Saya juga hobi menanam tanaman di samping rumah. Boleh coba juga tuh kak pupuk Organik Hayati Dinosaurus.

    ReplyDelete
  5. Wah pas banget, aku juga lagi cari pupuk buat tanamanku. Belajar berkebun ceritanya Mba. Thanks infonya.

    ReplyDelete
  6. Cuma dengan 20 ml pupuk cair ini aja udah bisa buat menyuburkan tanaman-tanaman sayur dan bunga di rumah ya mba. Dari yang awalnya gak suka bercocok tanam, bisa jadi hobi yang menghasilkan ini mah.

    ReplyDelete
  7. Saya pecinta tanaman dan memiliki banyak tanaman bunga di pekarangan rumah, pupuk dinosaurus ini aman gak kalo dipacking, aa gak pernah beli pupuk secara online karena takut meledak atau terjadi sesuatu di jalan

    ReplyDelete
  8. Harganya termasuk terjangkau dengan kualitas bagus ya mak, thanks infonya

    ReplyDelete
  9. Aku juga ga bakat bercocok tanam, Mbak. Malah suami yang telaten. Dia dulu masih sempat ngurus tanaman sekarang dah banyak kerjaan dan meyerahkan padaku. Biasa pakai pupuk kimia buat nyuburin tanaman, kalau ada pupuk organik seperti Dinosaurus ini praktis pasti. Harga terjangkau dan mudah belinya pula

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makin ke sini yg jago bercocok tanam, jago masak, jago make up, jago desain baju itu laki-laki ya Mba Dian. Hahaha. Di rumah saya yg rajin nanem itu ayah. Di rumah mertua saya yg rajin nanem hidroponik itu malah papa mertua. Wkwkwk

      Delete
  10. Terjangkau sekali ya kak. Apalagi hanya dengan 20ml bisa dicairkan dengan air satu liter.
    Bisa tahan lama juga ya kak kalo cuma tanaman di halaman rumah.

    ReplyDelete
  11. Wah mksh infonya mbk pupuknya murah n gampang di dapat ternyata. Ibu sy suka bngt ngerawat tanaman nanti sy mau pesan buat ibu

    ReplyDelete
  12. Hihihi aku nggak suka bercocok tanam mba. Tapi mama aku senenggggg banget berkebun. Rumah aku yang di Bandung juga, mama yang nanemin tanaman bumbu gitu ama nanem bunga di taman. Tapi baca ini paling nggak aku jadi tahu sedikit tentang pupuk dinosaurus ini. Soalnya mama ga pernah pakai pupuk. Nanti kan aku bisa rekomendasiin k mama aku pupuk ini

    ReplyDelete
  13. Kebetulan sekali, mba membahas tentang pupuk.
    Baru saja berbincang dengan ibu saya tentang tanaman-tanaman beliau, penen beli pupuk, tapi kurang paham pupuk apa sebaiknya yang dibeli dan dipergunakan.
    Saya akan copas link si mba ke ibu saya.
    Terimakasih atas infonya ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aku tipe yang lebih suka taneman sayur daripada kembang kak Vi.. wkwkwk karena kembang biasanya berakhir di tong sampah karena mati.. hikss

      Delete
  14. pupuk organik emang terbaik ya mba, selain bagus buat tanaman ya bagus juga buat orang yg merawatnya, ga mencium zat kimia dan apa lagi kalau tanamannya bisa dijadikan bahan pangan

    ReplyDelete
  15. Nah pas banget kebetulan aku lagi cari pupuk organik buat tanaman daun kelor aku nih..batangnya kuyus2 dan daunnya juga ga gendut..pengen tak kasih pupuk biar subur pake pupuk organik ini bisa kan ya?

    ReplyDelete
  16. Salfok sama klaim nya yang bisa melawan patogen itu mba. Jadi tenang kalo memupuk tanaman (terutama yang bisa dimakan Kaya nanam tomat atau cabe) kalo pake pupuk dinosaurus ini

    ReplyDelete
  17. Ah, saya baru tahu merk pupuk cair ini. Kandungannya juga lengkap ya. Bikin tanaman jadi subur dan bagus. Pupuk organik gini melengkapi kebutuhan nutrisi tanaman.

    ReplyDelete
  18. Dengan harga yang terjangkau tapi sudah terdaftar begini bikin aku makin mantep maubkioih pupuk tanaman ini buat dipake dirumah Mba.
    Pengaplikasiannya pun mudah

    ReplyDelete
  19. Banyak ya keunggulan pupuk organik Dinosaurus ini...mana mudah cara pengaplikasiannya. Yang utama juga enggak ada bau menyengat dari pupuk ini, dan ketika terkena tangan enggak menyebabkan iritasi. Fixed mesti beli nih....

    ReplyDelete
  20. Pupuk Dinosaurus tagline-nya keren: Pupuk Saat Bumi Diciptakan :D. Enak ya kalo pake pupuk organik, lebih nyaman dan merasa lebih aman kalo tanamannya langsung dikonsumsi.

    ReplyDelete
  21. Pupuk cair organik Dinosaurus ya namanya, noted. Rencana mau beli juga ah, kasian tanaman di halaman rumah kok kurus2...

    ReplyDelete
  22. cocok nih buat yang hobi berkebun. Pakai pupuk dinosaurus hasilnya bakal gede-gede seperti nama merk pupuknya, perlu dicoba nih

    ReplyDelete
  23. Aku baru tahu lo Mbak kalo ada pupuk ini. Membaca review Mbak yang super komplit dan jelas ini, saya merekomendasikan pupuk ini untuk teman2 yg bingung milih pupuk yang baik. Mungkin suatu saat saya juga mau bercocok tanam. Terima kasih infonya Mbak

    ReplyDelete
  24. Senangnya dpt info ttg pupuk, aku baru tau lho ada pupuk cair, maklum aku buta tanaman hias, semenjak pandemi aja nih jadi bercocoktanam 😁

    ReplyDelete
  25. namanya lucu bgt pupuk dinosaurus.. lengkap ya mikrobanya mulai dari azotobacter jug ada bagus deh buat mikroflora di tanah insyaAllah semakin subur ya tanamannya

    ReplyDelete
  26. Wahh subur banget tanamannya , aku kemarin awal-awal pandemi coba menanam kak, udah pada tumbuh padahal , eh malah mati, ada yang lupa siram ada yang dimakan tikus, nyebelin deh . padahal belum aku kasihkan pupuk baru siram aja, tapi ini pupuk organik kayanya referens yang patut aku coba untuk kembali menanam ya.

    ReplyDelete

Jalan-jalan ke rumah caca, mampir sebentar beli kedondong, jangan cuma dibaca, kasih komentar juga dong.