Pengalaman Mengurus ATM yang Ditelan Mesin

By dudukpalingdepan - 10:06:00 PM

atm tertelan
Pic by: Freepik/fanjianhua

Bayangkan dari rumah perasaan sudah senang akan mengambil uang, atau ada keperluan transaksi lain. Setelah sampai di depan ATM, harus ngantri dulu. Selesai ngantri, mulai masukin kartu ATM, pencet ini itu, eh terus kartunya ketelan, alias nggak mau keluar lagi sedangkan transaksi belum selesai. Tidaaaaaak!!! *dramatisir ala sinetron*. 

Tapi memang pertama kali kejadian kartu ATM saya ketelan mesin rasanya panik banget. Langsung kepikiran yang nggak-nggak. Gimana kalau nanti karena kejadian itu uang saya hilang? Walau nggak banyak sih isinya tapi kan nyesek juga kalau uang yang mau saya tabung dan investasikan hilang begitu saja. Eh, sebelum lanjut, ngomongin tabungan dan investasi bisa baca artikel tentang belajar berinvenstasi melalui reksadana  dari blogger mbak Siswiyanti ya.

Balik lagi ke cerita panik karena kartu ATM tertelan mesinnya itu sendiri. Saya sempat bingung mau ngapain karena kebetulan saya orang yang terakhir ngantri jadi di sekitar ATM masih sepi. Lalu ATM tersebut bukan di depan Bank atau kantor, jadi nggak ada security yang berjaga. 


Hal yang Harus Dilakukan Jika ATM Tertelan Mesin


Sudah mau nangis aja rasanya, sampai mata saya tertuju dengan call center yang ada di depan pintu. Segera saya telpon dan tersambung dengan Customer Servicenya. Saya ceritakan dengan runut dari awal datang ke ATM bahwa saya bertransaksi seperti biasa, lalu tiba-tiba layarnya seperti error, saya tekan tombol cancel nggak berfungsi yang ada malah kartu ATM saya tertelan. 

Langkah menelpon call center sudah benar, karena nanti CSnya akan bertanya tentang data kita sebagai pemilik rekening, lalu membantu memblokirkan rekening untuk menghindari hal-hal yang nggak diinginkan sebelum nanti diganti dengan kartu yang baru. 

Pastikan juga untuk menelpon call center resmi ya jika teman-teman mengalami hal yang sama seperti saya. Call Center resmi biasanya nomor telpon rumah dengan angka unik. Jadi perhatikan stiker yang ada di sekitar ATM apakah nomor yang tertera call center asli atau palsu.

Karena saya baca-baca berita, ada lho sindikat yang sengaja memasang sticker call cencer palsu lengkap dengan logo bank tersebut. Bedanya mereka memakai nomor telpon pribadi. Jadi harus waspada banget deh, jangan sampai kita telpon ke nomor sindikat tersebut dan membocorkan semua data pribadi kita yang bisa mereka salahgunakan untuk membobol rekening yang kita miliki. 

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Menelpon Call Center


Langkah selanjutnya biasanya CS bank akan menyampaikan bahwa kita perlu mendatangi kantor pusat bank tersebut yang ada di daerah kita. Ketika datang kesana kita sampaikan lagi keperluan kita dan sudah menelpon call center dengan nomor pengaduan sekian (diberikan oleh CS by phone). 

Sepengalaman saya setelah kita sampaikan, kita perlu mengisi formulir lagi untuk mengganti kartu ATM yang ditelan dengan kartu ATM baru. Prosesnya nggak lama kok, kurang lebih 15 menit, kartu ATM kita yang baru sudah siap. Jangan lupa untuk menggunakan pin yang berbeda dari pin ATM yang tertelan ya. 

Pengalaman Kedua Kalinya, Memerlukan Surat Keterangan Kehilangan dari Kepolisian


Jadi soal kartu ATM ketelan mesinnya ini sudah dua kali saya alami. Kali kedua ini memerlukan surat keterangan kehilangan dari kepolisian untuk mengurusnya. Karena ternyata mesin ATM yang saya gunakan bukan milik Bank tersebut, melainkan milik vendor rekanan bank. 

Sehingga meskipun kasusnya kartu ATM tertelan, bukan hilang tercecer atau dicuri, tetap harus mengurus surat keterangan kehilangan dari Kepolisian. 

Waktu itu saya mengurus di polsek terdekat dengan membawa fotokopi KTP dan buku tabungan, lalu menceritakan bahwa saya perlu surat keterangan tersebut untuk mengurus kartu ATM yang baru. 

Proses membuat surat keterangan tersebut nggak lama kok, kebetulan juga memang nggak ada antrian. Selain itu juga tanpa ada pungutan biaya apapun alias gratis. 

Nah, setelah surat keterangan kehilangan didapat, lanjut ke bank lagi. Sama seperti yang dulu, saya diminta mengisi formulir untuk mengurus kartu ATM yang baru. Setelah jadi diminta biaya administrasi sebesar 10-15ribu (saya lupa tepatnya berapa). 

Pengalaman kali kedua ini memang lebih ribet. Padahal yang salah mesinnya karena error, tapi yang direpotkan nasabah. Tapi ya mau bagaimana lagi, saya butuh banget kan kartu ATM tersebut. Maklum, kudu beli sembako, sheet mask, kolor dan beha :p.

Tips Menghindari Kartu ATM Tertelan Mesin


Meskipun pengalaman saya penyebab kartu ATM tertelan mesinnya adalah karena error dari sananya. Tapi ada kok beberapa penyebab lainnya yang bisa kita hindari, yaitu sebagai berikut. 

1. Ganti Kartu ATM lama dengan yang baru (memakai chip)


Nah, kalau masih pakai kartu jenis lama biasanya akan mudah error dan tertelan mesin. Jadi pastikan kartu ATM teman-teman sudah berganti dengan yang baru ya. Begitu juga dengan kartu ATM yang sudah berchip tapi tampilannya sudah usang. 

2. Jangan Asal Pencet


Kalau memang ada fitur yang kita nggak tahu, nggak usah iseng-iseng mencet karena nanti malah bisa jadi error dan kartu ATM tertelan. 

3. Perhatikan Layar Monitor Sebelum Memasukkan Kartu


Biasanya kita kan suka buru-buru aja tuh masukin kartu, nggak lihat kalau ada tulisan kalau mesin nggak bisa diapakai/error/atau sedang masa perbaikan. Jadinya ketika kita sudah masukkan kartu malah nggak mau keluar lagi. 

4. Tanya Dengan Orang yang Baru Saja Memakai Mesin ATM


Bisa juga kita nanya "permisi mas/mbak/om/tante/oppa/onnie, apa mesinnya lancar tadi pas transaksi?" kepada orang yang selesai memakai mesin ATMnya sebelum kita. Jadi kita bisa memastikan bahwa kalau kita masukkan kartu juga akan baik-baik saja. 

Nah, semoga pengalaman dan tips di atas bermanfaat ya. Ada yang pernah ngalamin hal yang sama juga nggak? Cerita di kolom komentar, ya.

  • Share:

You Might Also Like

17 komentar

  1. Aq sekali mengalami mesin atm tertelan setelah belanja di alfamart, untungnya segera nyadar jadi langsung telpon call centre dan besoknya bisa urus ke bank-nya yang ribet tuh pernah ibuku sudah seminggu baru sadar kalo atmnya tertelan jadi prosesnya lebih lama

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya memang harus cepat diurus biar bisa diproses segera. Kalau lama-lama takutnya malah disalahgunain oknum yang emang pinter masalah kayak gitu.

      Delete
  2. Dulu, adaa aja masalah saya dengan si ATM. Tahun 2000 pernah norak banget ga bisa bedain lubang kartu ATM sama lubang tempat keluar kertas struk. Pas ambil kartu ATM yg salah masuk itu, petugas bank-nya ngetawain saya. duh..malu2in aja. Masalah lain klasik sih : lupa no pin 😂

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah jadi pengalaman lucu dan tak terlupakan ya mbak :D

      Delete
  3. Kartu atm tertelan pas lagi dibutuhkan pasti mau nangis rasanya ya kak, me too. Pernah juga ngalami pas lagi setor tunai pula, mau berangkat ke Jakarta pula, pesawat tinggal 3 jam an lagi, blm packing, di bank antri, saya asli nangis kala itu. soalnya rencana uang dalam atm itu mau dipakai belanja. Belajar dari prngalaman saya sekarang membagi keuangan lewat 3-4 atm apalagi kalau mau bepergian hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mbak, kalau di posisi mbak kayaknya saya lebih panik. Iya benar, kalau traveling gitu malah saya bagi-bagi untuk cash, e-wallet dan atm.

      Delete
  4. pasti panis sekali ya kak saat kartu atm ketelen, kalo aku belum pernah kejadian kaya ini tapi kalo kejadian pasti aku sangat panik sama seperti kamu kak. tapi tipsnya bisa aku coba untuk menghindari kejadian itu

    ReplyDelete
  5. Next time misalnya ATM keselip di mana gak ketemu di rumah pas ngurusnya ke CS bilang jg alasannya ATM tertelan krn lebih cepat urusannya daripada dibilang hilang, ntar diminta surat keterangan hilang dari kepolisian

    ReplyDelete
  6. Paling sering ketelen atmnya pas lagi transaksi ambil tunai di mesin atm beda bank. Sering banget ini, tandanya justru pas lagi nunggu transaksi, lama banget waktunya. Eh, nggak lama ketelen kartunya. Sungguh bete jadinya.

    ReplyDelete
  7. atm ibu saya pernah nih, pas itu saya sama kakak saya disuruh ambil uang di atm ibu. nah abis uangnya diambil. atmnya enggak muncul. panik dong. lgs telpon ibu dan ibu lgs telpon call center biar diblokir. besoknya diurus dan ditanyain kronologinya. agak ribet tapi ya harus ke kepolisian dulu urus surat kehilangan haha. persis seperti apa yang ditulis nih. makasih sharingnya ya mba, membantu banget tulisannya.

    ReplyDelete
  8. kalau sy selalu usahakan masukkan kartu ATM di mesin bank kartu tsb atau yg ada banknya..hehe..sedikit ribet..tp bnyk box atm vendor yg bkn pnya si bank malah jd ribet ngurusnya klo ada sesuatu kyk ketelan gitu

    ReplyDelete
  9. Satu lahl kak Enny..
    Kalo agak susah masukin kartu jangan dipaksa. Karena menurut pengalaman dan melihat petugas ATM suatu bank, kartu ATM yang sulit masuk ada yang menahan di dalam. Seperti tusuk gigi. Ini yang menyebabkan kartu ATM gak mau keluar. Trus nanti mereka para pencuri kartu akan dengan mudah mengambil kartu kita.

    ReplyDelete
  10. Kalau saya pengalamannya uang lama keluar setelah ditarik, Mbak. Hampir 10 menit. Saya panik dan menelpon call center tapi gak nyambung. Saya tungguin terus, akhirnya ada notifikasi kalau mesinnya rusak, tapi anehnya bukti penarikan tetap keluar. Kesal dong saya, uang gak diterima tapi saldo berkurang. Setelah sampai di rumah saya cek lagi saldo dengan mobile banking, alhamdulillah udah balik lagi. Syukurlah, jadi gak perlu mendatangi kantor bank buat protes

    ReplyDelete
  11. Wah jangan sampai mengalami persoalan seperti ini deh nggak kebayang betapa ribetnya... Untung sista cepat tanggap ya

    ReplyDelete
  12. Kalo saya antisipasinya ke ATM yang ada di depan banknya. Biar kalo ada apa-apa bisa langsung masuk lapor ke dalam bank

    ReplyDelete
  13. Aku tahun kemarin tu seriiing banget ketelen. Dalam satuntahun dah ngurus 6x. Hewww..Tapi yah harua diurus karena butuh.

    ReplyDelete
  14. beberapa bank saat kartu atm tertelan,enggak perlu mengurus surat kehilangan ke kantor polisi
    tapi mungkin memang kebijakan setiap bank berbeda ya

    ReplyDelete

Jalan-jalan ke rumah caca, mampir sebentar beli kedondong, jangan cuma dibaca, kasih komentar juga dong.