Duduk Paling Depan
Lirik Lagu Daerah Jambi "Ketimun Bungkuk"

Lirik Lagu Daerah Jambi "Ketimun Bungkuk"

Lirik Lagu Daerah Jambi "Ketimun Bungkuk"


Sebagai orang Jambi, aku sudah sangat akrab dengan lagu Ketimun Bungkuk. Dari aku masih kecil, lagu ini sudah populer dan sering terdengar di mana-mana. Hingga sekarang, aku masih menyukai lagu ini karena alunan musiknya yang enak didengar serta liriknya yang penuh makna.

Dalam lagu ini, "ketimun bungkuk" menjadi kiasan bagi seseorang yang sering dipandang rendah atau diremehkan karena kondisi fisik maupun latar belakang status sosialnyanya. 

Layaknya ketimun yang biasanya dipilih jika bentuknya lurus, panjang, dan bagus, sementara yang kecil, pendek, atau bungkuk sering diabaikan. Padahal, sebagai manusia, seharusnya kita saling menghargai dan menjunjung tinggi toleransi.

Lagu daerah Jambi Ketimun Bungkuk seakan mewakili perasaan orang-orang yang kerap menerima hinaan ke mana pun mereka pergi. Namun, di balik kesedihan itu, lagu ini juga menyampaikan pesan yang penuh hikmah: jangan terus-menerus larut dalam kesedihan, karena roda kehidupan akan selalu berputar. Keadaan dan nasib seseorang bisa berubah menjadi lebih baik seiring berjalannya waktu.

Lagu ini memiliki dua versi yang cukup dikenal, yaitu versi yang dibawakan oleh Nana Sabrina dan Khairun Najwa. Lirik keduanya pada dasarnya sama karena diciptakan oleh orang yang sama. Perbedaannya hanya terletak pada aransemen musik yang digunakan.

Nah, berikut ini adalah lirik lagu daerah Jambi Ketimun Bungkuk, salah satu lagu daerah terbaik yang berasal dari Jambi.


Vocal : Nana Sabrina 

Ciptaan : YAHYA AB

Produksi : Beka Record



Sudahlah nasib ketimun bungkuk

Dak masuk dalam timbangan

Sudahlah nasib ketimun bungkuk

Dak masuk dalam timbangan


Dak jugo dalam itungan

aduh sayang


apo lagi masuk dalam idangan

apo lagi masuk dalam idangan


Malang nasib ketimun bungkuk

Dak renti dicaci orang

Malang nasib ketimun bungkuk

Dak renti dicaci orang


tak sudi ditoleh kawan

aduh sayang


Tinggalah tegolek bawah timbangan

Tinggalah tegolek bawah timbangan


Bilo nian nasib badan macam ketimun lain

disapo dipilih kawan

berego bukan maen


Malang nian nasib awak

kemano badan dibawa

kemano kaki dianjak

aduh sayang


Jangan lah beibo nian

wahai ketimun bungkuk

esok subuh masih ayam bekukuk

Segalonyo isi alam pasti ado duonyo

Kalu ado malam ado siangnyo


Bilo nian nasib badan macam ketimun lain

disapo dipilih kawan

berego bukan maen


Malang nian nasib awak

kemano badan dibawa

kemano kaki dianjak

aduh sayang


Jangan lah beibo nian

wahai ketimun bungkuk

esok subuh masih ayam bekukuk

Segalonyo isi alam pasti ado duonyo

Kalu ado malam ado siangnyo

Kalu ado malam ado siangnyo

Kalu ado malam ado siangnyo


Lirik Lagu Ketimun Bungkuk Versi 2 
Vocal : Khairun Najwa
Ciptaan : Yahya AB
Aransemen: Alex



Sudahlah nasib ketimun bungkuk
Dak masuk dalam timbangan
Sudahlah nasib ketimun bungkuk
Dak masuk dalam timbangan

Dak jugo dalam itungan
Do'e Sayang


Apo lagi masuk dalam idangan
Apo lagi masuk dalam idangan

Malang nasib ketimun bungkuk
Dak renti dicaci orang
Malang nasib ketimun bungkuk
Dak renti dicaci orang

Dak jugo ditoleh kanti
Do'e sayang

Tinggallah tegolek bawah timbangan
Tinggallah tegolek bawah timbangan

Bilo nian nasib badan macam ketimun lain
Disapo dipilih kawan
Berego bukan maen

Malang nian nasib awak
Kemano badan dibawa
Kemano kaki dianjak
Do'e sayang

Janganlah beibo nian
Wahai ketimun bungkuk
Esok subuh masih ayam bekukuk
Segalonyo isi alam pasti ado duonyo
Kalu ado malam ado siangnyo

Bilo nian nasib badan macam ketimun lain
Disapo dipilih kawan
Berego bukan maen

Malang nian nasib awak
Kemano badan dibawa
Kemano kaki dianjak
Do'e sayang

Janganlah beibo nian
Wahai ketimun bungkuk
Esok subuh masih ayam bekukuk
Segalonyo isi alam pasti ado duonyo
Kalu ado malam ado siangnyo
Kalu ado malam ado siangnyo
Kalu ado malam ado siangnyo
Kumpulan Pantun Pembuka Acara

Kumpulan Pantun Pembuka Acara

Kumpulan Pantun Pembuka Acara


Sebagai orang yang termasuk sering menjadi pembawa acara, bagiku membuka acara dengan sebuah pantun merupakan cara yang efektif untuk menarik perhatian tamu dan hadirin agar fokus bahwa acara telah dimulai.

Cara Mengatasi AC Sharp yang Tiba-Tiba Mati Sendiri

Cara Mengatasi AC Sharp yang Tiba-Tiba Mati Sendiri






Selain mikirin Rupiah yang melemah dan IHSG yang anjlok, aku juga gelisah dan nggak bisa tidur kalau Air Conditioner (AC) di kamar nggak mau nyala. Merk AC yang aku punya itu dari SHARP. Di rumah yang lama, AC ini jarang bermasalah. Paling kalau sudah nggak terlalu dingin, panggil service cuci AC. 

Awal Mula AC Mati 


Sekitar bulan Mei, aku pergi liburan dua hari satu malam. Ketika pulang, aku lihat AC di kamar bagian tempat keluarnya udara itu terbuka. Remotnya juga dalam keadaan menyala, tapi kamarnya nggak dingin. Mirip kalau AC lagi nyala tapi tiba-tiba listrik padam.

Jadi kemungkinan waktu aku pergi meninggalkan rumah, lupa matiin AC kamar. Bisa jadi disaat aku pergi ada pemadaman listrik beberapa kali. Maklumlah, Kabupaten tempat tinggalku ini masih sering terjadi pemadaman listrik.

Aku coba tanya teman, katanya coba matikan MCB (Miniature Circuit Breaker) yang ada di sebelah AC, tunggu 15 menit lalu coba hidupkan kembali.

Ternyata bisa nyala dong. Tapi, besoknya kejadian lagi hal yang sama. Mau nggak mau minta tolong tukang service AC datang. 




Nggak tahu deh diapain sama abang tukang servicenya, intinya Alhamdulillah AC Sharp ini bisa menyala lagi. 

Kejadian yang Sama Terulang Kembali


Beberapa hari setelah tukang service AC datang, kejadian yang sama terulang lagi. AC tiba-tiba mati dengan posisi remot masih menyala, dan saluran udaranya masih terbuka. 

Aku coba untuk matikan MCB, lalu nyalakan lagi. Cara ini kadang bisa, kadang nggak. 

Karena malas panggil tukang service lagi, akhirnya cuma bisa pasrah sambil menghadapkan muka depan kipas angin. 

Beberapa jam kemudian, ACnya nyala sendiri. Tanpa diapa-apain. Aneh, tapi yaudahlah ya. Kejadian kayak gini makin sering terjadi, dan solusinya cuma aku tungguin aja.

Ternyata Ini Penyebab dan Cara Mengatasi AC Sharp yang Tiba-Tiba Mati Sendiri


Pada suatu hari Minggu yang cerah, karena nggak ada ajakan keluar, jadi aku di rumah aja, lebih tepatnya goler-goleran di kamar. 

Nah, ternyata ACnya lagi-lagi mati sendiri. Mau pasrah, tapi cuaca tuh lagi panas banget. Bisa-bisa nanti aku berasa jadi ubi kukus di kamar.




Iseng lah buka Youtube dan langsung ke kolom pencarian untuk cari tahu cara mengatasi AC Sharp yang tiba-tiba mati sendiri. 

Ketemulah satu video dari seorang bapak-bapak, beliau menjelaskan hal yang sama seperti yang aku alami. AC miliknya tiba-tiba mati padahal nggak ada pemadaman listrik.

Beliau bilang, pertama-tama jangan panik. Apalagi panik sambil kayang, itu nggak disarankan ya. 

Cobalah untuk melihat arus kabel AC ini tersambung ke bagian mana di dalam rumah. Pada kasus beliau, ACnya itu sambungan arusnya sama dengan mesin Air, jadi ada kalanya mesin air dimatikan maka ACnya tiba-tiba mati sendiri.

Detik itu juga aku langsung ingat, terakhir tukang service AC kesini, beliau ke kamar mandi. Aku tanya kenapa, dia bilang sambungan listriknya jadi satu dengan lampu kamar mandi (dia jelasin agak panjang, tapi intinya aku ingat begini).

Aku keluar dan lihat memang stop kontak kamar mandi dalam posisi mati, karena memang siang hari kan. Aku klik stop kontaknya dalam posisi hidup.

Balik lagi ke kamar, dan benar aja AC langsung nyala lagi.

Astagaaaaaa, jadi selama ini itu sebabnya. 


Kenapa abang service waktu itu nggak bilang ya? 

Ah sudahlah, intinya makasih ya pemilik channel Youtube "Mas Yunas" yang sudah ngasih tahu kenapa AC Sharp mati sendiri dan cara mengatasinya. Semoga jadi amal jariyah terutama untuk yang pengetahuan elektroniknya cetek banget seperti diriku ini.




Sekian cerita kali ini, kalau kalian ada permasalahan yang sama jangan buru-buru panggil tukang service, coba telusuri dulu sambungan arus listrik AC menyambung kemana di rumah kalian.

Jadi bukan pula ACnya yang bermasalah ya, apalagi AC Sharp ini memang brand besar yang sudah cukup lama ada di rumah-rumah warga Indonesia. 

Semoga bermanfaat, ya.

Yuk duduk paling depan, dan simak ceritanya.
Rindu Tempatku Bermain Kata

Rindu Tempatku Bermain Kata

Illustration generated with AI based on the author's reference photo.


Ternyata postingan terakhir blog ini tanggal 31 Desember 2025 yang mana itu berarti sudah kurang lebih enam bulan lamanya aku nggak nulis blog lagi. 

Selama enam bulan ke belakang tentu banyak banget yang terjadi, banyak tempat yang dikunjungi, banyak cerita yang harusnya bisa dituangkan ke dalam tulisan.

2025 yang Aaaarrrrgghhh

2025 yang Aaaarrrrgghhh


Judulnya gitu banget ya, tapi memang ada banyak banget momen ditahun ini yang bisa diwakili pakai kata "aaaarrrrgghhh". Bahkan itu bukan kata baku Bahasa Indonesia, tapi biasanya sering dipakai untuk mewakili keadaan yang bikin kita greget, marah, dan sedih, campur jadi satu. 

Ada banyak sekali hal yang nggak sesuai ekspetasi dan rencana. Aku pribadi orang yang sangat suka menuliskan rencana, karena bagiku hidup nggak boleh ngalir apa adanya. Kita bukan ranting yang ada di atas sungai, diam saja membawa kemana arus mengalir.

Kita manusia yang punya pola pikir, punya jatah kehidupan yang harus dijalani dengan rencana dan usaha sebaik-baiknya.

Tapi sifat begitu bisa jadi bumerang buatku sendiri. Rasanya kecewa bahkan sampai stres saat banyak hal yang terjadi diluar rencana.

Aku jadi bertanya-tanya, kenapa begini? Biasanya kalau aku sudah berencana, lalu berusaha dan berdo'a, pasti ada hasil. Ini value yang kupegang sepanjang aku hidup.

Kali ini kenapa beda ya? Usaha rasanya sudah maksimal, do'a rasanya sudah kencang. 

Aku kemudian berhenti berdo'a hal yang kuminta. Mungkin ada makhluk lain yang do'anya dikabulkan terlebih dahulu. 

Momen-momen "aaaarrrrgghhh" dalam hidupku di tahun ini, rasanya cukup berat. Tapi aku kemudian melihat diriku, oh aku masih hidup. Masih bernafas, masih menjalankan rutinitas, aku masih punya uang untuk membiayai kebutuhan dan keinginan.

Intinya, aku masih disini, masih ada.

Artinya semua "aaaarrrrgghhh" momen ini tidak membuatku sakit apalagi sampai mati. Jadi aku sebenarnya masih kuat, masih sanggup, masih tangguh. 

Kalau hal tersebut di atas menguras energiku, menyita perhatianku, harusnya aku bisa melakukan hal yang sama terhadap hal-hal baik yang juga terjadi di tahun 2025 ini. 

Harus aku akui, hal-hal yang baik dan menyenangkan pun juga banyak. Tinggal aku harus mati-matian melawan sistem saraf otak yang cenderung memilih untuk fokus pada hal-hal negatif seperti kegagalan. 

Aku perlu belajar untuk lebih bisa "menerima" bahwa ada yang bisa aku kontrol, ada yang nggak. Apa yang diluar kontrolku mungkin bisa menyakitiku, tapi tidak membuatku kehilangan diri sendiri secara utuh. 

Misal kebaikan dibalas keburukan, aku memang sakit hati dan sedih. Tapi tidak mengubah bahwa aku sudah melakukan hal yang baik. 

Okelah, mari kita sudahi tahun 2025 yang arghhhhhhh ini, dan apapun yang terjadi besok pada tahun 2026, ya sudah hadapi besok saja.