Review Parfum Kanthi Arum, Aroma Bunga Kantil dengan Semangat Kartini
Kalau aku disuruh pilih parfum untuk kupakai sendiri, aroma bunga-bungaan sudah pasti masuk daftar utama. Karena bagiku aroma bunga itu menggambarkan energi feminin, tenang, dan ceria. Wanginya juga cenderung aman dipakai sehari-hari, nggak bikin pusing, dan selalu berhasil bikin mood jadi lebih baik.
Dari sekian banyak aroma bunga, salah satu yang punya tempat spesial di hatiku, yaitu bunga kantil atau cempaka putih.
Aku tahu nggak semua orang suka aroma bunga kantil. Bahkan sering banget aku dengar orang bilang kalau itu aroma kuburan. Tapi buatku aroma bunga kantil itu justru menenangkan.
Ada kesan lembut, teduh, dan damai yang susah dijelaskan. Setiap mencium wanginya, rasanya seperti diajak rehat dan melambat sebentar dari segala kesibukan.
Aku coba browsing di toko oren, parfum dengan aroma bunga cempaka dan langsung ketemu salah satu brand Lokal yaitu Aamodini dengan varian parfumnya "Kanthi Arum"
Cerita di Balik Kanthi Arum
Dari deksripsi yang aku baca, parfum Kanthi Arum ini terinspirasi dari pohon kantil yang menjadi saksi perjalanan hidup R.A. Kartini di Jepara. Dulu, Kartini sering menghabiskan waktu di bawah pohon kantil yang berada di belakang pendapa. Tempat itu menjadi ruang untuk merenung, berpikir, dan menuangkan gagasan-gagasan yang kemudian menginspirasi banyak perempuan Indonesia.
Meski pohon kantil tersebut akhirnya tumbang setelah bertahan lebih dari satu setengah abad, semangat Kartini tetap hidup sampai sekarang. Filosofi itulah yang kemudian diangkat menjadi inspirasi Kanthi Arum.
Nama Kanthi Arum sendiri juga punya makna yang indah. Dalam bahasa Jawa, "Kanthi" berarti "sampai menjadi", sementara "arum" berarti "harum" atau "wangi". Kalau digabungkan, maknanya kurang lebih "sampai menjadi harum".
Aku suka banget dengan filosofi ini. Terdengar sederhana, tapi terasa anggun dan penuh makna.
Review Parfum Kanthi Arum
Kanthi Arum masuk ke dalam fragrance family white flowers dan powdery. Dari deskripsinya saja sebenarnya sudah cukup menggambarkan kalau parfum ini bakal punya karakter yang lembut dan feminin.
Saat pertama kali disemprotkan, aku mencium aroma mandarin, honey, dan orange blossom. Ada kesan segar dan manis, manis yang terasa elegan.
Beberapa menit kemudian, aroma bunga-bunga putih mulai muncul. Di sinilah white champaca atau cempaka putih menjadi bintang utamanya. Aroma ini dipadukan dengan tuberose dan jasmine yang membuat wanginya terasa semakin lembut dan anggun.
Nah, bagian middle notes inilah yang paling kusuka. Aroma kantilnya terasa menonjol, tapi bukan tipe yang tajam atau menusuk hidung. Justru terasa halus, bersih, dan menenangkan.
Di fase akhir, muncul perpaduan tonka bean, vanilla, dan sandalwood yang memberikan sentuhan hangat. Jadi meskipun floral, parfum ini tetap punya kesan dewasa dan elegan.
Notes Parfum Kanthi Arum
Top Notes
- Mandarin
- Honey
- Orange Blossom
Middle Notes
- White Champaca
- Tuberose
- Jasmine
Base Notes
- Tonka Bean
- Vanilla
- Sandalwood
Ketahanan Parfum Kanthi Arum
Karena termasuk extrait de parfum, performanya cukup memuaskan. Kanthi Arum diklaim memiliki ketahanan sekitar 7-8 jam.
Menurutku ini sudah cukup banget untuk menemani aktivitas sehari-hari. Karena sering aku pakai berangkat kerja pagi, wanginya masih bisa tercium sampai siang dan masih ada scent sedikit disore hari.
Kemasan,Isi, Harga, dan Tempat Pembelian
Botol Kanthi Arum ini dominasi warna kuning dengan bentuk persegi, tutupnya berbentuk kayu yang menambah kesan tradisional dan alami.
Untuk kotak kemasannya, cantik banget dengan siluet perempuan berkebaya dan bersanggul yang tentu saja langsung mengingatkan aku dengan ibu Kartini.
Aku beli yangukuran 30 ml, harganya sekitar Rp135.000 dan belinya di toko oren >> https://s.shopee.co.id/1gGUUhppI4
Kalau mau lihat varian parfum lainnya dari brand Aamonidi bisa kunjungi official shop Aamodini di Shopee.
Sekian review parfum kali ini, kalau kamu juga pencinta aroma bunga-bungaan yang lembut, feminin, dan menenangkan, Kanthi Arum mungkin bisa jadi parfum yang layak masuk wishlist berikutnya.
Terimakasih sudah baca. Yuk, duduk paling depan dan simak terus ceritanya.
Get notifications from this blog



