My First Trophy

Wednesday, June 27, 2012



Alhamdulillah..  hari ini aku dapat piala (horeeee). Piala dari menang lomba, apa? Lomba makan kerupuk? Bukaaaan -_-“. Hari ini jadi juara 2 lomba “Guru Inspiratif” dan “Fashion Show Guru” di kampus aku tercinta, Universitas Jambi
.
Udah lama banget aku rindu suasana kayak tadi. Ketika nama aku disebut sebagai juara, naik ke atas panggung untuk penyerahan hadiah, difoto, mendapatkan sertifikat dan piala pula. Terakhir kapan ya ngerasain suasana kayak gitu? Sangking lamanya jadi lupa.

Dari SD, aku udah sering ikut lomba ini itu. Selain selalu jadi juara tiga besar di kelas, aku juga selalu ditunjuk pihak sekolah untuk ikut berbagai lomba. Waktu SD sih paling seringnya lomba cerdas cermat, selalu menang tapi sampe tingkat kabupaten selalu kalah. Hahahah. Dari SD juga, aku udah mulai jadi MC (pembawa acara) di berbagai acara sekolah.  Pernah juga jadi penceramah (da’i) cilik, pernah ikut lomba puisi (juara berapa ya waktu itu? Lupa.), juara I lomba hiking pramuka dengan grup putri terbaik se-kecamatan, juara I lomba dokter kecil se-kecamatan tapi walau aku juara I nggak dibawa ke tingkat kabupaten karena katanya nggak ada dana L , waktu upacara juga selalu jadi petugas entah itu protokol, penggerek bendera atau dirigen. Wah, pokoknya waktu SD aktif banget deh aku di berbagai kegiatan, di berbagai kesempatan, bikin dikenal adek dan kakak kelas serta guru-guru. Oh ya, aku SD nya di SD 10 Nipah Panjang, Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Berlanjut ke SMP, jadi makin aktif. Karena dari SD udah aktif di berbagai kegiatan dan lomba jadinya sih udah biasa dan nggak harus mulai dari awal. Aku dipercaya pihak sekolah untuk ikut lomba olimpiade fisika (sampe tingkat provinsi), pernah juga diikut sertakan lomba paduan suara, padahal suara aku pas-pasan dan skill main keyboard nya juga payah banget tapi lumayan lah di acara pekan olahraga dan seni daerah itu aku dapet juara 2, aku juga jadi anak osis bahkan pernah jadi ketua OSIS, pernah jadi wakil ketua kelas, ikut lomba nari, aktif di berbagai ekskul, aktif di berbagai kegiatan (jadi MC, pengisi acara, panitia, dll), dan tetap mempertahankan peringkat tiga besar terus J, oh ya SMP nya juga masih di Nipah Panjang.

Nipah panjang mengajarkan banyak hal, dengan segala keterbatasan sarana dan prasarana disana aku tetap mampu mengukir prestasi dan aktif di berbagai kegiatan ya meski kadang-kadang terhambat gara-gara pergerakannya Cuma kesitu-situ aja.

Beranjak SMA, aku pindah ke kota Jambi. sekolah di salah satu SMA favorit di kota Jambi. seharusnya sekolah favorit mampu membuat aku lebih banyak mengukir prestasi, ternyata malah sebaliknya. Masa peralihan dari anak desa menjadi anak kota bikin aku banyak berubah. Jadi minder dan jadi orang lain Cuma karena mau diterima pergaulan di sekolah itu. Waktu SMA, selain prestasi akademik (peringkat tiga besar) di kelas, aku nggak punya prestai apapun lagi. Aku ngerasa nggak cantik, nggak pinter-pinter banget, nggak punya bakat selain belajar, dan aku bukan dari kalangan anak orang kaya. Jadilah selama tiga tahun masa-masa SMA aku sempet ditolak ketika masuk sebuah organisasi sekolah, sempat salah pergaulan, dan sempat dikucilkan. Rasanya sakit, rasanya beda. Waktu SD dan SMP aku selalu jadi pusat perhatian, seorang Enny Luthfiani yang pintar, aktif, selalu ikut banyak kegiatan dan lomba. Tapi pas SMA, Enny Luthfiani nggak lebih dari salah satu siswa biasa.

Jadilah sekarang aku nyeseeeeeeel banget. Kenapa waktu SMA aku terlalu ngerasa rendah diantara anak-anak lainnya, padahal setiap orang pasti punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kenapa aku nggak mencoba dan memberanikan diri mengasah bakat dan potensi yang aku punya? Ini sih, salah satu kekurangan aku. Punya ide, punya potensi, tapi nggak akan aku kembangkan kalau nggak ada dorongan dari luar. 

Tapi masa-masa SMA aku nggak suram-suram banget sih, karena ada banyak hal juga yang jadi kenangan indah selama SMA. Akhir-akhir kelas tiga, baru aku nyadar kebodohan yang selama ini mengungkung di dalam diri. Aku sadar, prestasi itu bukan Cuma menjadi juara 1, 2, atau 3 di kelas. Tapi prestasi adalah mampu melakukan hal yang kita suka dan kita minati dengan baik. Jadilah lulus SMA, aku sadar bahwa hidup tidak hanya melakukan apa yang harus kita lakukan, tapi juga melakukan apa yang ingin kita lakukan.

Setelah lulus SMA, pasrah nggak dibolehin kuliah di luar Jambi, pasrah nggak lulus di jurusan yang aku sukai, akhirnya aku lanjut ke Universitas Jambi dengan memilih fakultas keguruan dan ilmu pendidikan (FKIP) serta jurusan pendidikan matematika. Aku pinter matematika? Nggak juga sih ya. Nilai sin cos tan aja nggak hapal-hapal ampe sekarang. Tapi udah kecebur ya sekalian berenang, lagian ketika berenang ternyata asik juga, airnya adem dan banyak riak-riak yang bikin kolam ini terasa menyenangkan, dan aku yakin di ujung kolam ini ada sesuatu yang menarik dan luar biasa kalau aku berenang dengan hati yang senang sambil mengembangkan dan mengasah kemampuan renang yang aku punya.

Di masa-masa kuliah ini, aku udah janji sama diri sendiri untuk nggak mengulangi kesalahan di masa-masa SMA. Aku harus jadi Enny Luthfiani yang dulu, yang ceria, smart, aktif di berbagai kegiatan dan mengikuti banyak lomba. Pokoknya harus mengembangkan sayap selebar-lebarnya sampai nanti aku bisa terbang setinggi-tingginya. Aku nggak bermaksud sombong, tapi aku yakin aku punya kelebihan yang belum tentu orang lain punya, dan tentu aja aku juga punya kekurangan.

Jadilah hari ini, debut pertamaku untuk mengembalikan Enny Luthfiani yang dulu. Selain udah aktif di beberapa organisasi, hari ini aku nyoba untuk ikut lomba yang diadakan Bem fkip Unja. Mungkin lomba yang aku ikuti bukan lomba yang "waw" dan mengandalkan otak yang jenius. Tapi setidaknya hari ini, aku udah mencoba, mencoba kembali membangkitkan semangat dan mental kayak dulu lagi. 

Padahal, beberapa hari sebelumnya aku lagi sedih dan ngerasa hidup ini kosong. Tapi emang Allah itu super duper baik ya, hari ini Dia mengganti semua itu dengan semua kesenangan ini. Semoga hari ini, menjadi batu loncatan untuk aku menjadi orang yang lebih baik dan nggak minderan kayak dulu lagi. Aamiiin :)

Ini adalah piala pertamaku, langsung dua :). Dulu, waktu SD dan SMP, kalau menang lomba nggak pernah dapet piala kalaupun ada di pajang di sekolahan. Jadi ini pajangan piala pertama :) :P







No comments:

Post a Comment

Silahkan komentar dengan nada positif, no SARA. Terimakasih ^^

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS