Wednesday, April 18, 2018

Mematahkan Mitos Menyusui


Sadar nggak sih banyak banget mitos-mitos menyusui yang beredar di lingkungan kita? alhasil niat awal ibu baru yang semangat menyusui  lama-lama kendor karena termakan mitos-mitos tersebut. Bahkan seorang ibu bisa gagal memberi ASI hanya karena masukan orang-orang sekitar yang padahal mitos, alias nggak benar. 

Dari jaman belum menikah, saya sudah banyak mendengar mitos tentang ibu menyusui dan dunia per-ASI-an. Sampai saya bertekad kalau jadi busui saya mau mematahkan mitos tersebut bahkan di depan orang yang bilang, haha.

Baca : Cerita Persalinan (Pengalaman Operasi Caesar)

Friday, April 13, 2018

Kiat Menjadi Konsumen Cerdas di Era Digital


Kita semua tahu Internet memberikan banyak manfaat bagi penggunanya. Bukan cuma untuk mencari informasi tapi juga untuk komunikasi, membangun bisnis, investasi, pembayaran, dan menggunakan barang/jasa yang diiklankan secara daring (online). Semakin canggih teknologi, kita semakin dimudahkan dalam berbagai urusan khususnya berbelanja. Kalau dulu mau belanja harus ke pasar/toko sekarang cukup dari rumah, usap-usapkan jempol di layar smartphone  maka kita sudah bisa membeli apapun yang kita mau dan mampu. 

Menurut data dari iPrice, salah satu e-commerce di Indonesia mencapai omset sampai 4 triliun rupiah pada tahun 2017 lalu. Saya bisa dengan bangga bilang kalau saya menjadi salah satu orang yang ikut andil dalam pencapaian tersebut. Saya adalah salah satu konsumen yang sangat suka belanja online.

Thursday, April 12, 2018

Berhenti Membandingkan Kehidupan



Setuju nggak sama quote yang saya buat di atas?

Setiap hari kita berinteraksi dengan orang lain mulai dari tetangga, teman-teman kantor, keluarga besar, bahkan lebih luas lagi kita bisa berinteraksi dengan siapa saja di dunia maya. 

Tuesday, April 10, 2018

Inilah Perbedaan Antara Listrik Pascabayar dan Prabayar PLN Online


Listrik saat ini sudah menjadi kebutuhan utama seluruh masyarakat. Bagaimana tidak? Hampir semua aktivitas, baik di rumah, di sekolah, di kampus, di kantor, maupun di pusat perbelanjaan, membutuhkan listrik. Tidak hanya untuk penerangan, sebagian besar teknologi bahkan tidak dapat berfungsi tanpa adanya listrik.

Monday, April 9, 2018

Menjelajah Jambi Bikin Jatuh Hati


Sebagai orang asli Jambi saya sangat bangga dengan segala potensi alam dan kebudayaan Provinsi Jambi. Kebanggaan itu tentu saya bawa dengan menyebarluaskan informasi tentang Jambi baik dengan tulisan, proyek sosial dan budaya, sampai obrolan dengan orang-orang dari daerah lain.

Memang Jambi bukan Provinsi yang besar, apalagi Ibu Kotanya yang juga bernama Jambi bukan termasuk kota-kota besar yang sering disebutkan di media nasional. Hal itu tercermin ketika saya berkunjung ke kota lain, bertemu dengan penduduknya dan kami saling bertukar informasi. Ketika saya bilang kalau saya ini berasal dari Jambi, seringkali saya dengar pertanyaan semacam ini "Jambi itu di Sumatera, kan. Di dekat Lampung bukan?" saya langsung tepok jidat mendengarnya. Jambi dan Lampung jauh keleus, beda Provinsi juga.

Sunday, April 8, 2018

Tips Lolos Seleksi Poltekip (Politeknik Ilmu Pemasyarakatan) - Open Recruitment 2018

Cerita Petugas Lapas balik lagi nih dengan kabar gembira. Mulai besok secara resmi pendaftaran penerimaan calon taruna  Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) dibuka. Poltekip ini perguruan tinggi ikatan dinas di bawah naungan Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).  Karena ini Perguruan Tinggi Ikatan Dinas, maka biaya selama perkuliahan ditanggung negara. Setelah lulus harus siap langsung menjadi abdi negara atau Calon Pegawai Negeri Sipil. 


Saturday, April 7, 2018

"Me Time" di Rumah (Review Pomy Skin Face n Body Scrub)


Pernah nggak ngerasain perasaan yang mudah jengkel dengan keadaan atau seseorang padahal cuma karena masalah sepele? atau punya teman yang mungkin bawaannya ngomel mulu, bikin sakit kuping? bisa jadi orang seperti itu butuh "me time" tapi dia sendiri nggak sadar akan sinyal yang diberikan otaknya. 

Thursday, April 5, 2018

Belajar Dari Kehilangan



Kangen banget ngeblog, sudah seminggu lebih nggak buka blog. Saya habis cuti, mengunjungi orang tua di kota Jambi. Sehari saya di Jambi dapat kabar duka bahwa nenek saya meninggal.

Friday, March 23, 2018

Bangsa yang Maju Adalah Bangsa yang Terdidik




Kita semua tentu akan menyetujui ungkapan dari bapak pendidikan Indonesia tersebut. Bagaimana tidak, karena edukasi adalah kunci untuk kemajuan bangsa. Bahkan di dalam alinea ke empat pembukaan Undang Undang Dasar (UUD) 1945 tercantum cita-cita Negara Indonesia yang salah satunya adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. 

Tuesday, March 20, 2018

Tips Menghemat Biaya Pernikahan

Banyak yang bilang kalau nikah itu sebenarnya adalah proses sakral yang mudah untuk dilaksanakan. Jika sudah punya kesiapan mental, sudah baligh, sudah bisa menafkahi lahir dan batin, dan yang paling penting sudah punya calonnya maka siapapun bisa menikah. Eits, sayangnya kenyataan nggak semudah FTV pemirsaah. Ada lika-liku yang harus dihadapi, salah satunya adalah biaya resepsi pernikahan.

Wednesday, March 14, 2018

Jatuh Cinta Pada Pemakaian Pertama [Review Bamboo Post Partum Belly Band]


Salah satu hal yang membuat buibuk berkaca-kaca adalah ketika menatap nanar pada perut yang mulai berkantong kayak Doraemon. Apalagi bagi kita yang sudah melahirkan, perut bergelambir sudah menjadi resiko.

Saya ingat dulu sesaat setelah operasi cesar, saya tuh langsung merasa perut kosong banget. Kulit perut juga kelihatan ngelisut. Gini lho kayak tas yang diisi penuh banget sampai menggelembung, terus diambil isinya yang paling besar, nah jadi ngelisut gitu kan tasnya, wkwkwk. Semoga paham ya maksudnya.

Monday, March 12, 2018

Surat Untuk Mukhlas Al Ghiffari - Tahun Pertama

Assalamualaikum, anak baik. 

Tanggal 8 maret kemarin umur Mukhlas pas setahun. Maaf ya Miny baru sempat nulis suratnya hari ini. Karena ada banyak hal yang ingin Miny sampaikan ke Mukhlas. 

Kita flashback dulu yaa, setahun yang lalu tanggal 7 Maret 2017 Miny sudah harus masuk Rumah Sakit karena ketuban sudah merembes terus-terusan. Miny ditempatkan di ruang bersalin yang kecil. Maklum kita tinggal di daerah yang fasilitas kesehatannya masih minim. Abati bahkan sampai harus tidur dilantai. Padahal waktu itu Abati baru pulang dinas malam, jadi belum tidur. Ditambah lagi malam itu juga sedikit sekali tidurnya karena Miny sebentar-sebentar mengeluh karena kontraksi.

Baca : Cerita Persalinan (Pengalaman Operasi Caesar)

Wednesday, March 7, 2018

Tips Merawat Kulit Bayi yang Iritasi


Punya anak itu bahagianya kebangetan, tapi pusingnya juga lumayan. Pusing kalau anak sakit entah itu demam, batuk, pilek, atau iritasi kulit. Soalnya kalau sudah ada sesuatu yang bikin nggak nyaman dibadannya, anak pasti rewel banget. Apalagi kalau kulitnya lagi muncul bintik-bintik keringat malam atau bersisik karena terlalu kering, dia pasti ngerasa nggak nyaman dan sibuk garuk-garuk. Saya sudah coba mengalihkan perhatiannya untuk nggak garuk-garuk, tapi begitu saya lengah dia garuk-garuk lagi. 
Apa sih sebenarnya penyebab bintik-bintik merah atau yang kita sebut keringat malam pada kulit bayi?

Tuesday, March 6, 2018

Minder


Siapa sih yang nggak pernah  ngerasa minder dalam hidupnya? kalau ada saya salut banget, berarti tingkat percaya dirinya melebihi Miss Internasional yang tetap kece meski kejengkang saat sedang catwalk, hihihi.  Minder itu sendiri berarti rasa tidak percaya diri yang cenderung merendahkan diri sendiri. Bahkan ada yang mindernya sudah sampai tahap akut, alias nggak mau bersosialisasi. Alasannya minder duluan karena pasti nggak ada yang mau berteman dengannya.

Saya sendiri pernah merasa minder, terutama dalam hal fisik dan materi.

Sunday, February 25, 2018

IDN Times Menjawab Kebutuhan Informasi Milennial dan Gen Z


Sering nggak sih kita baca atau dengar istilah Milennial dan Gen Z? Sebenarnya makhluk apa pula itu? Gen Z siapanya Gen Halilintar? Apakah kita para "mahmud macan terong" (mamah muda manis cantik tegar dan setrong) ini juga termasuk bagian dari generasi tersebut? *check KTP*

Generasi Millennial adalah sebuah istilah yang populer menggantikan istilah generasi Y (Gen Y).  Gen Y adalah cohort (kelompok demografis) yang lahir setelah Generasi X atau disebut ABG (Angkatan Bapak Gue).  Menurut para peneliti sosial, Millennials ini adalah mereka yang lahir pada rentang tahun 1980an - 2000an. Sedangkan Generasi Z adalah generasi setelah Generasi Y, yang didefenisikan sebagai orang-orang yang lahir dalam rentang tahun kelahiran 1995 sampai 2014.

Thursday, February 22, 2018

Ngomelin Pelakor? Setuju Nggak?


Kayaknya jaman sekarang ngomelin pelakor (perebut laki orang) dan diunggah ke media sosial sudah menjadi semacam trend di kalangan buibuk. Trend yang membuat saya keheranan sampai nggak habis pikir. KENAPA MASALAH RUMAH TANGGA CENDERUNG AIB BEGITU DIUMBAR KE MEDIA SOSIAL?

Saya nggak mengerti apa tujuan dari buibuk yang dengan sengaja merekam aksinya saat melabrak perempuan yang dianggap merebut suaminya dan mengunggahnya ke media sosial. Pengen dapat ribuan likes? ratusan komentar? apa itu semua bisa membantu menyelesaikan rumah tangga tersebut? Nggak, kan?!!

Saturday, February 17, 2018

Berbagi Tugas Dengan Suami


Semenjak punya anak dunia saya berubah banget. Waktu 24 jam sehari rasanya nggak cukup. Ya urus anak, ya urus suami, ya urus rumah, kerja juga, ngeblog juga, nonton youtube, dan seabrek tugas lainnya. Capek? hahahaha ya ng..Menurut lo?

Awal-awalnya saya berusaha mandiri, saya pasti bisa mengurus anak dengan tangan saya sendiri. Selama hamil saya sudah baca buku cara merawat bayi, ikut kelas parenting online, rasanya teori udah oke oce.

Thursday, February 8, 2018

Salah Sasaran Berujung Berantem Di Pinggir Jalan

Saya bukan tipe orang yang mudah "meledak" di depan umum. Dalam artian saya jarang menunjukkan rasa marah saya dengan jelas di depan orang lain. Biasanya kalau kesal dengan suatu keadaan atau seseorang saya pasti pendam di dalam hati. Pas orangnya nggak ada baru deh saya ngedumel. 

Salah satu alasannya karena nggak mau memperpanjang masalah aja, apalagi kalau saya kenal dengan orang tersebut. Saya berusaha memaklumi mungkin dia lagi PMS jadi bawaannya sensi meskipun dia laki-laki.

Tuesday, February 6, 2018

Cerita Petugas Lapas : Sahabat Paling Setia



Siapa sih yang nggak senang kalau punya sahabat setia. Setia dalam artian selalu ada untuk kita di saat kita senang ataupun susah. Nggak mesti setiap hari ada sih tapi senggaknya, sahabatlah yang siap menjadi garda terdepan untuk membantu kita di saat sulit. Sahabat juga yang merayakan keberhasilan kita bahkan melebihi diri kita sendiri. 

Tapi gimana kalau orang-orang yang kita anggap sahabat itu ternyata palsu? selalu ada disaat kita happy aja. Giliran kita kesusahan, semuanya berubah menjadi ninja dengan jurus menghilang secepat bayangan. 

Tuesday, January 30, 2018

"Kok Bayinya Nangis Terus?"



Hayooo, mommies siapa yang pernah dapat pertanyaan seperti itu dari orang sekitar? entah dari Ibu/Mertua, atau bahkan dari orang-orang yang berkunjung melihat bayi kita. Saya sendiri pernah dapat pertanyaan seperti itu ditambah dengan kalimat yang berujung membuat ibu baru seperti saya galau. 

"Kok bayinya nangis terus? Mungkin laper, tuh. ASI aja nggak kenyang dia. Coba kasih pisang atau nasi yang dilumat".

"Haaa? Emang begitu ya?"

Monday, January 29, 2018

Bacotan Warganet

Gila ya, nggak habis pikir sama sebagian warganet yang kalau komentar di Instagram publik figur udah kayak buang sampah ke Kali. Semua yang kotor-kotor dan nggak bermanfaat ada. 

Saya lagi esmosi. Lihat ada publik figur yang upload foto bareng teman-temannya isi captionnya lagi siap-siap mau syuting, eh ada aja yang komen begini :

Saturday, January 27, 2018

Antara Shiren Sungkar, Katarak, Dan Daun Pegagan

image source : here


Katarak.

Pasti pernah dengar dong ya penyakit Katarak? biasanya penyakit ini menyerang orang yang sudah lanjut usia. Coba deh tanya nenek kakek kita, kalau penglihatannya terasa samar-samar dan berkabut itu adalah salah satu gejala dari penyakit katarak. 

Dulu sebelum saya nikah saya juga pernah ngerasa penglihatan samar-samar, terutama pas baca undangan pernikahan dari mantan calon gebetan. Alhamdulillah semenjak nikah sih udah nggak. *minta kena sambit sendal jepit*.

Thursday, January 25, 2018

Liburan tanpa instastory



Saya dan suami ambil cuti dari tanggal 15-20 Januari lalu. Sebenarnya nggak liburan yang gimana-gimana, nggak keluar kota atau ke luar negri (kayak banyak duit aje sih ๐Ÿ˜). Kami cuma ke tempat orang tua di Sabak dan kota Jambi. Kalau dari tempat tinggal saya di kabupaten Tebo sekitar 5-7 jam. Kebetulan orang tua saya akan berangkat umroh, jadi kami sengaja datang untuk menghadiri pengajiannya. 

Thursday, January 11, 2018

Tipe-Tipe Pengunjung Lapas (Part 2)



Sudah dua bulan terakhir ini saya ditugaskan menjadi petugas pendaftaran layanan kunjungan di Lapas tempat saya bekerja. Awalnya saya pikir asik nih, kalau jadi petugas pendaftaran nggak mikir yang namanya laporan. Kalau jam layanan kunjungan habis, selesai kerja saya. Tapi ternyata nggak semudah itu juga. Namanya melayani masyarakat yang berkunjung itu berarti saya bertemu bermacam-macam orang dengan karakter yang beda-beda. Mulai dari yang ramah sampai yang bikin urut dada.

1. Nggak ada kartu identitas, tapi maksa mau masuk

Syarat utama setiap pengunjung yang mau membesuk narapidana itu harus ada kartu identitas. Satu rombongan cukup 1 ktp saja. Sering nih saya temui orang yang mau berkunjung tapi pas diminta ktpnya jawabannya nggak ada karena ketinggalan, sudah ngurus tapi  belum jadi karena dikorupsi ._.” , ktp hilang pas malam tahun baru, ada aja jawabannya.

Terus saya tanya dong ada kartu identitas yang lain nggak? SIM? STNK boleh juga deh yang penting ada data nama dan alamat lengkap.

Malah dijawab “nggak ada bu, BPJS boleh?”

Eh buset, dia kira disini Puskesmas? Ini LAPAS woi.

Lain hari malah ada yang bilang “ATM aja boleh nggak bu?”

Kalau bersedia ngasih sama PINnya baru saya bolehin.

Ada-ada aja nih kelakuan pengunjung, masak kartu identitas nggak dibawa kemana-mana.

2. Nggak percayaan

Ada hari-hari tertentu selain tanggal merah, kunjungan ditiadakan.  Biasanya kalau di lapas lagi ada acara. Pengumuman sudah ditempel di depan pintu. Tetap aja ada beberapa pengunjung yang nggak percaya.

“nggak bisa besuk ya, bu?”

“nggak bisa, itu ada pengumumannya”

“tolonglah  bu, kami pengen ketemu dari jauh”

“emang dari mana?”

“(nyebut nama tempat)”

“ya ampun, itu cuma sejam dari sini besok aja balik lagi”

Tetap lho mereka nunggu di depan, dikiranya kita petugas layanan kunjungan ini bohong. Zzzzz.

3.   Ngaku keluarga tapi nggak tahu nama lengkapnya

Salah satu prosedur berkunjung saya harus tanya nama warga binaan yang ingin dikunjungi. Harus nama lengkap karena banyak nama warga binaan yang sama atau mirip. Saya juga butuh datanya untuk diinput di aplikasi SDP. 

“yang mau dikunjungi namanya siapa bu?”

“mi”

“hah?”

“mi, namanya mi.

“masak mi doang bu? Mi goreng?”

“haduh saya nggak tahu nama lengkapnya, biasa manggil mi..mi gitu.”

“ibu nih siapanya?” mungkin cuma kenalan jadi maklum kalau nggak tahu.

“saya keluarganya. Bibinya”

“lah, kalau keluarga kok nggak tahu nama lengkapnya?!!*

KZL.




4. Manggil seenaknya

“Yuk, mau besukan”

“daftar besukan, nte (tante)”

“ besukan, kak. “

Padahal jelas-jelas saya pakai seragam dan lagi kerja, kenapa nggak “Ibu” aja sih?

5. Ngasih tanpa diminta

Nah, kalau pengunjung kayak gini nih menyenangkan. Kami petugas lapas dilarang keras untuk pungli (pungutan liar) pada pengunjung. Ada banner nomor pengaduan kok kalau memang ada pungli. Tapi sesekali ada pengunjung yang tanpa diminta ngasih gorengan, rambutan, mangga. Saya sudah bilang “nggak usah bu (tapi sambil nyiapin kresek)” tetap mereka ngasih. Kan nggak enak ya nolak rejeki ๐Ÿค—.

Pernah juga ada yang ngasih uang. Sudah ditolak juga, tapi dia bilang “jangan ditolak ini bukan suap”. Ya udah sih kalau si bapaknya maksa, hehe. Saya jajanin deh uangnya ke Alfamart di depan Lapas.

Ingat ya, berkunjung ke LAPAS itu GRATIS. Kalau ada oknum yang minta jangan mau ngasih.


6.  Bohong

Setiap pengunjung juga ditanya saat pendaftaran bawa hp atau nggak? Kalau bawa jumlahnya berapa? Karena HP nggak boleh dibawa sampai ruang kunjungan, harus dititip di locker yang sudah disediakan.

Ada nih pengunjung yang ditanya jawabnya satu, pas diperiksa ternyata hpnya ada dua. Atau bilangnya nggak bawa hp pas diperiksa kedapatan 1 hp. Biasanya yang model begitu langsung “diusir” karena dari awal sudah kelihatan niat nggak baiknya.  Kalau di Lapas memang harus waspada, soalnya bisa saja barang terlarang masuk lewat pengunjung.

7. Saya kira laki tahunya perempuan

Ini baru aja kejadian kemaren, ada yang mau besukan dan ngasih KTPnya. Saya reflek mau nyapa “mau besuk siapa pak?” eh pas lihat KTPnya jenis kelamin perempuan. Habis gaya si ibu itu kayak laki-laki. Rambut pendek, pakai celana jeans dan jaket.

Karena nggak enak hati saya ulang lagi “mau besuk siapa, mba? ๐Ÿ˜ฌ”

***


Gitu deh suka dukanya kerja di bagian layanan kunjungan, kudu sabar menghadapi aneka ragam jenis sifat orang. Apalagi kalau pengunjungnya lebih galak daripada petugas. Dih, kudu nyetok sabar banyak-banyak๐Ÿ˜“.

Ada juga yang kerja di bagian pelayanan masyarakat dan ngalamin kejadian lucu/aneh/unik? Share di kolom komentar ya.






Friday, January 5, 2018

[RelationTips] Pisah atau Maklumi

Saya bukan ahlinya, pengalaman saya juga masih seujung kuku. Tapi dari saya single dulu, saya sering dijadikan tempat curhat tentang masalah rumah tangga dari orang-orang yang lebih tua dan berpengalaman. Saya masuk kerja mulai dari umur 19 tahun, otomatis di kantor rekan saya beragam umurnya. Entah apa yang bikin mereka percaya cerita sama saya yang bisa dibilang "masih bocah" di antara mereka.