Semua Orang Bisa Kuliah [Review Universitas Terbuka]

Thursday, December 7, 2017


Dulu saya nggak kebayang sama sekali bakal menjalani perkuliahan dengan status sebagai ibu rumah tangga dan seorang karyawati di Lapas. Mikirnya pasti rempong banget, euy. Dulu saya waktu single aja kuliah masih ada keteteran ketika dalam satu minggu tugas barengan datangnya, belum lagi kuis-kuis dan ujian. Maklum sih, saya nggak pinter-pinter banget jadi kalau belajar nggak bisa lama-lama. Kelamaan dikit otak berasap.


Namanya jalan hidup nggak ada yang tau ye kan, ternyata sekarang saya harus kuliah dengan status working mom. Rempong? ternyata nggak. Bukan karena saya pintar bagi waktu, tapi sistem kuliahnya memudahkan saya. Sebelumnya saya nggak tahu tentang universitas ini sampai saya kepentok sendiri galau mau ngelanjutin kuliah apa nggak karena waktu kuliah di kampus yang dulu nggak cocok dengan kerjaan.

Pembaca setia (cielah) disini pasti tahu kalau profesi saya tuh petugas lapas. Awal masuk kerja saya ditempatkan di penjaga tahanan yang kerjanya pakai shift, dua hari kerja - dua hari libur. Dengan sistem seperti itu otomatis saya nggak bisa ikut perkuliahan biasa. Makanya saya putuskan berhenti kuliah.

Setelah saya pindah  divisi ke bagian administrasi pun saya malas kuliah kelas karyawan karena mikirnya bakal capek banget. Senin-Sabtu kerja, masak sabtu-minggu dipakai kuliah sampai malam. Kapan coba dapat jodohnya kalau kerja dan kuliah mulu? wkwkw maklum pemikirian cetek beudh waktu itu. 

Sampai orang tua saya bilang kuliah di Universitas Terbuka (UT) aja, kebetulan mama saya juga lulusan UT. Akhirnya saya nanya-nanya ke rekan kerja yang kuliah di UT, terus browsing-browsing di situs resminya. Yak, saya putuskan daftar kuliah di UT.

Alasannya bakal saya jembreng di bawah ini, menurut saya UT merupakan solusi untuk pekerja yang ingin melanjutkan kuliah meski aktivitasnya seabrek. 


πŸŽ“ Kuliahnya bisa darimana saja, kapan saja.


Universitas Terbuka punya visi bahwa siapa saja, dimana saja, bisa meraih pendidikan sampai perguruan tinggi. Jadi mereka punya sistem kelas jarak jauh namanya. Misalnya nih saya daftar kuliah, setelah ngontrak nanti selama dua bulan saya dapat materi secara online dari para dosen. Selain materi ada forum diskusi dan juga tugas-tugas yang harus dikerjakan. 

Bayangin kalau dulu mau kuliah ada jadwalnya, harus rapih, bawa buku catatan, dll. Kalau kuliah di UT bisa dimana saja, asal ada laptop dan internet. Bisa kapan saja, bahkan saya sering ngerjain tugas setelah bangun tidur dan belum mandi πŸ˜

Dengan sistem seperti ini, sangat membantu ibu-ibu pekerja kayak saya. Kuliah bisa dari rumah tanpa harus ninggalin kewajiban. 

Oh ya, selain kelas online ada juga kok kelas tatap muka (ada biaya tambahan lagi) tapi ini nggak wajib hanya berdasarkan permintaan mahasiswa.  Tapi saya nggak pernah ikut kelas tatap muka karena bakal susah bagi waktunya. 

πŸŽ“ Sistem Belajar Mandiri

freepik.com

Kalau sistem belajar mandiri ini bisa dibilang sebagai nilai plus atau minus tergantung sudut pandang masing-masing ya. Jadi karena nggak ada kelas tatap muka, maka belajarnya tergantung kemauan diri sendiri. Kalau perkuliahan biasa kan, semalas apapun kita kuliah setidaknya kalau masuk kelas ada materi yang didapat dari dosen. Sedangkan di UT, malas belajar ya jeblok nilai lu. Nggak ada dosen yang secara langsung koar-koar untuk ingatin ngerjain tugas atau nggak ada teman sekelas yang bisa diajak diskusi. 

Cuma kalau memang kitanya rajin belajar sendiri tanpa harus disuruh siapa-siapa justru jadi menguntungkan karena kita bisa merancang sendiri sistem belajar yang cocok. Sumbernya juga nggak terpaku hanya dari dosen, tapi bisa cari jurnal lain, cari-cari di internet, dll. 


πŸŽ“ Sistem Serba Online dan Terjadwal


Salah satu yang saya suka banget adalah sistemnya yang serba online dan terjadwal dengan jelas. Jadi di awal tahun UT sudah menerbitkan kalender akademik, tertera jelas tanggal berapa pendaftaran mahasiswa baru dibuka, kapan daftar ulang, kapan ujian, dll. 

contoh kalender akademik, sumber : ut.ac.id

Jadi kita nggak akan galau menerka-nerka kapan ujian, kapan harus bayar kuliah semester selanjutnya, kapan jadwal wisuda, dll. 

Sistem ngontraknya pun gampang banget, bisa datang langsung ke kantor UT yang tersebar di 33 provinsi di Indonesia atau via website. Bayarnya tinggal setor di ATM atau ke Bank. Sangat memudahkan people jaman now. 

Kita juga dikasih katalog yang isinya daftar mata kuliah dari semester awal sampai akhir, bahkan tertera jadwalnya jadi kalau mau ngontrak semester atas pun bisa asal jadwal ujian nggak bentrok. 

πŸŽ“ Biayanya Murah

Banyak anak-anak Indonesia yang nggak melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi karena biayanya yang cukup besar. Alih-alih kuliah mereka justru memilih untuk kerja. Seandainya semua orang tahu kalau kuliah di UT itu biaya sangat terjangkau nggak ada lagi deh yang nggak melanjutkan kuliah dengan alasan biaya. 

Untuk pendaftaran Mahasiswa Baru kita cukup bayar uang kuliah per SKS yang dikontrak. Satu SKS biayanya Rp40.000, kalau ngontrak 21 SKS berarti Rp840.000. Ditambah uang almamater Rp250.000. Jadi kira-kira untuk pendaftaran mahasiswa baru menghabiskan Rp1.090.000. Nggak ada biaya uang bangunan, atau tambahan segala macam. Ini jauh lebih murah bahkan dibandingkan perguruan tinggi negri. 


Bahkan bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, yang memilih bekerja setelah lulus SMA. Misal kita dapat pekerjaan dengan gaji 1jt rupiah, Sisihkan 100-200ribu per bulan selama setahun sudah bisa untuk daftar kuliah. Selanjutnya biaya per semester yang dibayarkan hanya sesuai jumlah SKS yang dikontrak.  Masih terasa memberatkan? berburu beasiswa dong. UT selalu ada program beasiswa setiap tahunnya. 


Universitas Terbuka memang menjual buku-buku semua mata kuliah tapi kita nggak wajib beli, karena UT juga menyediakan perpustakaan digital yang bisa diakses mahasiswa secara gratis. Bedanya hanya nggak bisa disave jadi hanya bisa dibaca online.

Kurang apalagi coba sudah biaya murah, ada beasiswa, dan ada perpustakaan digital gratis dengan ribuan buku dan jurnal. 



πŸŽ“ Diakui untuk penyesuaian ijazah


Sebagai PNS, tujuan utama kuliah itu untuk penyesuaian ijazah supaya bisa naik golongan. Sebelum saya daftar di UT, saya sudah tanya sih sama orang kepegawaian di kanwil Jambi kalau UT diakui untuk penyesuaian Ijazah. Soalnya jangan sampai sudah capek-capek kuliah ternyata perguruan tingginya bermasalah atau nggak diakui. 

πŸŽ“ Ada di seluruh Indonesia

UT memiliki kantor Regional sebanyak 40 UPBJJ-UT yang tersebar di 34 provinsi seluruh Indonesia. Ini penting banget karena salah satu syarat penyesuaian Ijazah bagi PNS jarak tempuh kuliah nggak lebih dari 60km dari tempat kerja. Padahal ada kemungkinan sebelum selesai kuliah kita pindah tugas. Kayak saya contohnya yang pindah kabupaten ikut suami. Tapi karena UT lokasi ujiannya pun ada di banyak kabupaten jadi nggak masalah. 

πŸŽ“ Jurusannya Banyak 

UT memiliki empat fakultas dan satu program pascasarjana yang menawarkan lebih dari 30 program studi dengan jenjang yang bervariasi meliputi: Program Magister, Program Sarjana/S1, Program Diploma(D2, D3 dan D4), dan Sertifikat.

Silahkan pilih sesuai minat atau yang cocok dengan pekerjaan sekarang. Saya memilih jurusan hukum karena nyambung dengan pekerjaan saya di Lembaga Pemasyarakatan. 



Nah itu sih alasan-alasan saya memilih UT dan saya merekomendasikan banget untuk para pekerja, untuk ibu-ibu yang sempat tertunda pendidikannya karena mengurus anak, dan untuk mereka yang mengira kalau kuliah itu sangat mahal.

Semoga makin banyak orang Indonesia yang mengenyam pendidikan sampai tingkat perguruan tinggi, karena biaya dan jarak bisa diusahakan. 

Oh ya, ada yang nanya sama saya "apa benar kuliah di UT susah?" 

Jawabannya tergantung diri sendiri dong ya. Mau kuliah dimanapun juga kalau malas belajar tapi mau dapat IP 4.0 ya mimpi aja lu πŸ˜›

Sekian ulasan saya tentang Universitas Terbuka, saya sendiri belum lulus nih masih semester lima doain ya cepat lulus πŸ˜πŸ‘©‍πŸŽ“



Cari tahu banyak tentang Universitas Terbuka di Website resminya : www.ut.ac.id




15 comments:

  1. Wah infonya bagus dan lengakp nih mbak.... Makasih mbak

    ReplyDelete
  2. Kalau baca yg begini jd pgn kuliah lagi... tapi tapi tapi... banyak tapinya... hahahha
    Tfs mbak

    ReplyDelete
    Replies
    1. kalau udah jadi emak emang banyak tapinya mak , hihi semangaaat

      Delete
  3. Aaaaah ini artikel memotivasi banget. Saya emang ada niat kuliah lagi. Kemarin S1 berhenti tengah jalan. Rencana emang mau di UT tapi belum sempat urus2. Tapi kayaknya habis baca ini aku semakin mantap

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mba, sekarang pendaftarannya sudah buka lho sampai januari 2018

      Delete
  4. Kaaaaaaaaa makasih yaaaa, jadi lebih semangat buat daftar,,, Insyallah daftar tahun ini

    ReplyDelete
  5. Kak , ut itu terima pindahan gam dari kampus negeri ?

    ReplyDelete
  6. Kak apakah lanjut kuliah dlu kk ada urus surat ijin belajar? Gmn prosedurnya? Sy ada niat utk kuliah di UT soalnya

    ReplyDelete
  7. Sukses kuliahnya ya mba... SEmangaaattt semoga lulus dengan baik dan nilai memuaskan nantinyaaa :*

    ReplyDelete
  8. baca ini jadi semangat lagi buat kuliah dan semangat juga buat belajar banyak hal meski ga harus kuliah juga ya, tapi masih pengen aku kuliah lagi

    ReplyDelete
  9. Saya santai2 aja kalau liat teman2 udah punya mobil sendiri, rumah yg bagus, jalan2 terus. Tapi, kalau liat mereka yg bisa kuliah lagi..ih, langsung kepengen berat.
    UT memang solusi bagi mereka yang ingin kuliah tapi makjleb liat biayanya ya.

    ReplyDelete
  10. Kalau buat nglamar kerja, perusahaan tdk membeda-bedakan kan ya antara lulusan UT dan lulusan biasa? Mungkin nanti anak saya kuliah UT saja kalau biayanya mmg lebih murah😊

    ReplyDelete
  11. wahh lengkap bangett infonyaaa.. makasih yaa..

    ReplyDelete
  12. Asyikkkk yang ngelanjutin kuliah lagi. Selamat ya bun πŸ˜ƒ. Saya pengen kuliah lagi S2. Tapi sayangnya jurusan kuliah saya pendidikan luar biasa, susah nyari universitas yang menyediakan jurusan itu hihihi. Akhirnya bersabar dulu. Doakan ya bun. Semoga bisa ngelanjutin lagi nanti πŸ˜ƒ. Oh ya, bun. Makasih ya, suka baca tulisan saya. Sebagai blogger baru, saya ngerasa senang jika tulisan saya bisa bermanfaat dan memotivasi saya untuk terus belajar menulis πŸ˜ƒ

    ReplyDelete

Silahkan komentar dengan nada positif, no SARA. Terimakasih ^^

 
FREE BLOGGER TEMPLATE BY DESIGNER BLOGS